Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Dorong Kemajuan Ekonomi dan Kemandirian Generasi Muda

BUNTOK, inikalteng.com – Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, menyambut baik kegiatan pelatihan kewirausahaan pemuda melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Tengah yang diselenggarakan di Kabupaten Barito Selatan. Kegiatan ini dinilainya sebagai wadah positif bagi generasi muda untuk mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat solidaritas antar sesama pemuda, serta menjadi media strategis dalam mendorong kemajuan kepemudaan di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus.

“Kegiatan ini menjadi sarana yang sangat baik, tidak hanya dalam membina dan mengembangkan potensi kepemudaan, tetapi juga membangun semangat kebersamaan antar pemuda Barito Selatan. Hal ini penting untuk memajukan kepemudaan yang tangguh dan berdaya saing,” ujar Khristianto dalam sambutan pembukaan kegiatan Kewirausahaan Pemuda di Kabupaten Barsel, Provinsi Kalteng, yang digelar pada tanggal 12 – 14 Juni 2025 di Kota Buntok.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelatihan ini juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang mendorong pengembangan ekonomi berbasis generasi milenial, yakni pemuda usia 16–30 tahun sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan.

Dalam mendukung upaya ini, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Barito Selatan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Tengah turut diberi mandat untuk mengembangkan kewirausahaan pemuda. “Selain menciptakan pemuda berprestasi, pemerintah juga berfokus pada pemberdayaan ekonomi pemuda, agar mereka bisa mandiri, kreatif, dan menjadi motor penggerak pembangunan,” tambah Khristianto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalteng, Agus Siswadi, dalam sambutannya menekankan pentingnya pengembangan kewirausahaan sebagai bagian dari strategi nasional menyongsong Indonesia Emas 2045 dan menghadapi puncak bonus demografi pada tahun 2035.

“Pemuda adalah aset bangsa dalam menghadapi persaingan global. Maka pengembangan kewirausahaan menjadi sangat strategis. Pemerintah berkewajiban membina dan memfasilitasi mereka melalui pelatihan, pemagangan, pendampingan, dan pemberian akses permodalan,” ujarnya.

Agus juga menegaskan bahwa kegiatan pelatihan kewirausahaan ini merupakan implementasi langsung dari amanat Undang-Undang Kepemudaan, yang mengharuskan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, masyarakat, serta organisasi kepemudaan dalam membina generasi muda.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan pemuda Barito Selatan bisa memperoleh pengetahuan dasar hingga keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha produktif secara mandiri,” tegasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, pemerintah berharap lahirnya wirausahawan muda yang tangguh, kreatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja, sehingga berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan kemajuan bangsa.

penulis/editor : Adinata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *