PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Pagelaran Palangka Raya Fair 2025 yang berlangsung sejak 15-19 Juli 2025, resmi ditutup. Penutupan dilakukan oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, di halaman GOR Serbaguna Kota Palangka Raya, Sabtu (19/7/2025) malam.
Dalam sambutannya, Zaini menyampaikan bahwa Palangka Raya Fair bukan hanya ajang promosi potensi daerah, melainkan juga wadah interaksi sosial, budaya, dan ekonomi. Acara ini menampilkan berbagai produk unggulan, mulai dari kerajinan, kuliner khas, hingga produk kreatif dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen menjadikan Palangka Raya Fair sebagai salah satu wadah pertumbuhan ekonomi daerah mendukung pengembangan dan pemberdayaan UMKM serta mempersembahkan hiburan berkualitas kepada masyarakat,” ucap Zaini.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan acara, termasuk panitia, instansi pemerintah, UMKM, sponsor, pelaku seni, dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan acara yang berlangsung aman, tertib, dan meriah ini tidak lepas dari sinergi kuat dan antusiasme luar biasa dari semua elemen.
“Ini adalah wujud kebersamaan yang patut kita jaga dan tingkatkan di masa mendatang,” ujarnya.
Zaini berharap, pelaksanaan Palangka Raya Fair di tahun berikutnya dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha dan inovator muda sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.
Perkuat Budaya dan Ekonomi Lokal
Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, mengapresiasi pelaksanaan Lewu Palangka Festival 2025. Menurutnya, kegiatan yang merupakan rangkaian Hari Jadi ke-68 Kota Palangka Raya ini memiliki makna dan manfaat penting dalam memperkuat budaya serta menggerakkan ekonomi lokal.
“Lewu Palangka Festival 2025 ini menunjukkan kuatnya akar budaya dan kearifan lokal di Kota Palangka Raya,” ungkap Hasan.
Hasan melanjutkan, festival ini tidak hanya sekadar perayaan tahunan, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar, mencintai, dan melanjutkan warisan budaya lokal. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk menguatkan semangat kolaborasi dan gotong royong dalam mempromosikan Kota Palangka Raya di kancah nasional dan internasional.
“Ini sejalan dengan semangat membangun kota,” tambahnya.
Hasan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, seniman, perajin, pelaku UMKM, dan masyarakat yang telah menyukseskan acara ini. Ia berharap Lewu Palangka Festival bisa terus dimanfaatkan untuk meningkatkan potensi budaya dan memberikan manfaat bagi perekonomian, khususnya sektor ekonomi kreatif dan UMKM.
Editor : Yohanes Frans Dodie








