SAMPIT, inikalteng.com – Sembako murah yang disalurkan oleh Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), baru-baru ini, mendapat apresiasi dari masyarakat. Sembako yang dijual dengan harga murah tersebut sangat membantu bagi masyarakat yang kurang mampu.
Namun demikian, ada hal yang juga perlu diperhatikan, yaitu masyarakat di perdesaan. Saat ini mereka juga butuh uluran tangan dari pemerintah provinsi dan juga kabupaten. Sehingga kalau bisa, sembako murah juga digelar perdesaan.
“Saya berharap sembako murah ini jangan hanya ada dalam kota atau di ibu kota kecamatan saja, tapi juga masyarakat di pelosok desa banyak yang kurang mampu, juga butuh bantuan dari pemerintah,” kata Parimus yang juga anggota Komisi II DPRD Kotim di Sampit, Jumat (10/2/2023).
Untuk itu, Parimus mengharapkan Pemprov Kalteng hingga Pemkab Kotim bisa mempertimbangkan hal tersebut. Terlebihnya saat ini harga kebutuhan pokok secara keseluruhan mengalami kenaikan.
Diketahui, baru-baru ini Operasi Pasar Murah Penyeimbang Paket Sembako dari Disperindag Provinsi Kalteng digelar di Kecamatan Baamang Sampit dan sudah berjalan sejak Kamis (9/2/2023). Operasi Pasar Penyeimbang yang dilaksanakan di aula Kantor Kecamatan Baamang itu berupa paket sembako murah. Masing-masing paket sembako dibagikan kepada masyarakat dengan terlebih dahulu menebus kupon seharga Rp50.000. Selanjutnya kupon itu ditukar dengan satu bungkusan paket sembako berisi beras 5 kilogram (kg), minyak goreng 2 kg, gula pasir 2 kg, susu kental manis satu kaleng, dan sarden satu kaleng.
Sembako murah sebanyak 1.000 paket itupun habis terjual. Operasi Pasar Penyeimbang tersebut diharapkan bisa dapat membantu warga kurang mampu di Kecamatan Baamang, dan dapat menekan inflasi di wilayah Kabupaten Kotim. (ya/red1)










