Masifkan Sosialisasi Gagal Ginjal Akut Misterius

SAMPIT, inikalteng.com – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hj Megawati meminta Pemkab Kotim mekalui Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memasifkan sosialisasi terkait gagal ginjal akut misterius yang belakangan ini ramai di perbincangkan masyarakat. Sosialisasi ini perlu dilakukan agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi.

“Kami minta Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim harus segera melakukan sosialisasi agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi, karena dapat menimbulkan kepanikan di masyarakat,” kata Megawati di Sampit, Rabu (26/10/2022).

Dalam hal ini, lanjutnya, perlu tindakan yang terukur, tepat dan cepat dari Pemkab Kotim terkait gagal ginjal akut misterius tersebut. Walaupun saat ini masih belum terdengar kasus tersebut terjadi di Kotim, tetapi harus tetap waspada, dan lakukan tracking terhadap penyakit tersebut.

“Kita berharap di Kabupaten Kotim ini tidak ada kasus gagal ginjal akut misterius itu. Kita semua khawatir terhadap keselamatan anak-anak kita di daerah ini, Jadi, sosialisasi harus dilakukan kepada masyarakat, dengan tujuan menginformasikan hal-hal yang dapat dilakukan masyarakat terkait dengan kewaspadaan terhadap gagal ginjal akut misterius tersebut,” ujar Megawati.

Menurut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengungkapkan, Kementerian Kesehatan sudah merilis tiga zat kimia berbahaya dalam sampel obat sirup yang diduga menjadi penyebab gagal ginjal akut misterius pada anak. Zat tersebut yakni etilen glikol atau ethylene glycol (EG), dietilen glikol atau diethylene glycol (DEG), dan etilen glikol butil eter atau ethylene glycol butyl ether (EGBE).

“Informasi ini juga harus disampaikan kepada masyarakat secara masif agar waspada terhadap zat-zat tersebut. Dengan begitu, masyarakat diharapkan tidak membeli maupun memberikan obat kepada anak tanpa rekomendasi dari tenaga kesehatan,” harapnya. (ya/red1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *