PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Tengah (Kwarda Kalteng) kembali menyelenggarakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar (KMD). Pelaksanaan KMD ini karena mengingat bahwa Gugusdepan (Gudep) yang tersebar di Kalteng, jumlah peserta didiknya cukup banyak. Namun jumlah Pembina Pramuka yang membina di Gudep-Gudep tersebut masih kurang. Dengan kata lain, rasio antara jumlah peserta didik dengan jumlah pembina masih belum seimbang.
Ketua Kwarda Kalteng Yulistra Ivo Azhari dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Ketua Kwarda Kalteng Bambang Mantikei ketika membuka KMD tersebut di Aula PAUD DIKMAS Kalteng di Palangka Raya, Senin (29/11/2021) malam, mengatakan, Gudep Pramuka merupakan gugus terdepan yang menjadi wadah untuk mendidik, menempa, melatih peserta didik dalam Gerakan Pramuka. Sehingga, Gudep memiliki posisi strategis dalam tatanan organisasi Gerakan Pramuka.

“Dalam mempersiapkan peserta didik di era perubahan sekarang ini bukanlah hal mudah. Tetapi tidak berarti upaya mendidik dan melatih anggota Pramuka di Gudep tidak bisa dilakukan,” jelasnya.
Dikatakan, kegiatan pembinaan karakter peserta didik saat ini, menghadapi tantangan perubahan bagi Gerakan Pramuka. Tantangan tersebut antara lain tumbuh cepatnya aspirasi generasi milenial yang membutuhkan layanan pendidikan inovatif, termasuk layanan pendidikan nonformal berbasis kepramukaan yang inovatif. Kemudian, tumbuh dan berkembangnya budaya industri 4.0 dan 5.0 yang mengubah kecakapan hidup yang lama dan melahirkan kecakapan hidup baru.
Karena itu, para peserta KMD dipersiapkan untuk menjadi Pembina Pramuka yang dilengkapi dengan berbagai materi, antara lain pemahaman dan penghayatan AD ART Gerakan Pramuka, Prinsip dan Metode Kepramukaan, Sistem Among, Sistem Tanda Kehormatan, praktik cara melatih keterampilan, dan pembentukan karakter peserta didik yang sesuai dengan perkembangan fisik dan psikologisnya.
“Agar Gudep dapat menyelenggarakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik, diperlukan sosok pembina gudep yang berkualitas, yakni memenuhi kualifikasi tertentu, tangguh, berkarakter pendidik, dan dapat menjadi teladan,” kata Bambang.
Kepada para peserta dan panitia, Bambang mengingatkan bahwa meskipun covid-19 di Kalteng kini sudah melandai, namun semuanya harus tetap disiplin menaati protokol kesehatan.
Sementara, data yang didapat, KMD Kwarda Kalteng 2021 ini dilaksanakan mulai tanggal 29 November hingga 5 Desember 2021. Total peserta berjumlah 46 orang, terdiri atas peserta golongan Pramuka Penggalang 27 orang dan golongan Pembina Penegak sebanyak 19 orang. Para peserta ini merupakan utusan dari beberapa Gudep di Palangka Raya, dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka se-Kalteng. (*/red)










