KUALA KAPUAS, inikalteng.com — Pemerintah Kabupaten Kapuas segera menyalurkan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak bencana angin puting beliung yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Dadahup dan Kapuas Murung. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pasca bencana yang terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan kerusakan cukup besar.
Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I Sangkai, di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Senin (6/10/2025).
“Pendataan kerusakan harus dilakukan seakurat mungkin, termasuk terhadap fasilitas umum, agar proses penanganan dapat segera dimulai dan tepat sasaran,” ujar Usis.
Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam memastikan langkah penanganan pasca bencana berjalan efektif, cepat, dan tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari.
Selain membahas penanganan awal dan teknis pelaksanaan program bedah rumah, rapat juga menyinggung rencana perubahan terhadap Peraturan Bupati Kapuas Nomor 469/BKAD Tahun 2024, yang mengatur tentang penetapan biaya perbaikan atau pembangunan kembali rumah akibat bencana alam.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PKPP) Kabupaten Kapuas, Yan Hendri Ale, dalam laporannya menyampaikan bahwa proses pendataan jumlah rumah rusak serta kebutuhan warga masih terus dilakukan.
“Diharapkan pendataan ini benar-benar akurat, sehingga saat program mulai dijalankan, semua berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun sosial di masyarakat,” kata Yan Hendri Ale.
Sebelumnya, bencana angin puting beliung disertai hujan es melanda wilayah Kecamatan Kapuas Murung dan Kecamatan Dadahup. Peristiwa yang terjadi secara mendadak ini menyebabkan kerusakan material cukup parah.
Berdasarkan data terbaru dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kapuas, tercatat 143 unit rumah mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berat. Selain itu, 17 fasilitas umum, termasuk balai desa, sekolah, dan puskesmas, juga terdampak. Sebanyak 149 kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak langsung oleh bencana ini, sementara satu warga di Desa Suka Reja mengalami luka ringan.
Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk memastikan bantuan rumah layak huni dapat segera diterima warga terdampak sebagai bagian dari pemulihan jangka pendek.
Penulis : Sri
Editor : Adi










