oleh

Jelang Hari Raya Iduladha, Pemprov Kalteng Pantau Harga Bahan Pokok

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Menjelang hari raya Iduladha 1443 H/2022 M yang ditetapkan pada tanggal 10 Juli 2022, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan pemantauan kondisi harga berbagai kebutuhan bakan pokok masyarakat di kawasan Pasar Besar, Kota Palangka Raya, Jumat (8/7/2022) pagi.

Pemantauan bahan pokok ini dipimpin oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalteng Leonard S Ampung bersama jajaran tim Satuan Tugas Pangan Provinsi Kalteng.

Berdasarkan pemantauan terhadap bahan pokok di Pasar Besar, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan, di antaranya bawang merah dan daging sapi. Dimana kedua komoditas ini memang mengalami kendala, terutama terkait pasokan yang terbatas dari daerah pemasok.

Baca Juga :  Pemerintah Daerah Harus Terapkan Harga Terbaru Minyak Goreng

Usai melakukan pemantauan, Leonard menyampaikan bahwa kegiatan tersebut untuk memantau harga di pasar besar bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan melihat perkembangan menjelang hari raya Iduladha 1443 H.

“Melihat perkembangan menjelang hari raya Iduladha, ada beberapa komoditi yang memang signifikan naik karena pasokannya terbatas. Seperti bawang merah harganya hampir 50 persen naik. Dari semula Rp35 ribu menjadi Rp70 ribu per/kg,” ungkap Asisten II Setda Kalteng ini.

Sementara Leonard mengatakan, untuk harga daging ayam masih normal bahkan turun. Karena pasokkannya sudah membaik. Sedangkan daging sapi melonjak naik hingga Rp160 ribu sampai Rp170 ribu per/kg yang semula sekitar Rp140/kg.

Baca Juga :  Perda Implementasi Aspirasi Masyarakat

“Hal ini disebabkan karena pasokan dan distribusi yang terhambat seperti masalah administrasi. Kita sudah melakukan komunikasi kembali dengan Dinas TPHP provinsi bagaimana agar bisa dipercepat. Karena kita menjaga dan melindungi Kalteng dari penyebaran yang masif terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK),” sebut Leonard.

Ia menambahkan, Pemprov Kalteng melalui instansi terkait terus berupaya untuk mengembangkan kemandirian pangan, setidaknya bisa untuk memproduksi kebutuhan pangan sehari-hari. Pemprov Kalteng melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar pangan murah dan pasar penyeimbang dari Disdagperin.

Baca Juga :  PGI dan GKE Luruskan Polemik Peniadaan Natal dan Tahun Baru

Di tempat yang sama, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disdagperin Provinsi Kalteng Misnawati Ruji mengatakan pelaksanaan pasar penyeimbang akan dilaksanakan setiap hari Senin-Jumat di depan Kantor Dinas Perdagangan Provinsi Kalteng.

“Insya Allah pasar penyeimbang dimulai minggu depan. Karena pelaksanaannya tidak hanya menjelang hari besar keagamaan tetapi sepanjang tahun setiap Senin sampai Jumat. Komoditas yang dijual yakni semua sembako ada. Selain itu, daging ayam ras juga ada, telur, gula terutama minyak goreng dan gas LPG juga ada. Hanya saja tidak ada untuk daging sapi”, pungkasnya. (adn/MMC Kalteng/red4)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA