TAMIANG LAYANG, inikalteng.com – Guna memastikan stok bahan pokok aman dan bebas dari adanya penimbunan yang berdampak pada kenaikan harga secara tidak wajar, Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM terus bergerak memantau kebutuhan bahan pokok (bapok) selama bulan suci Ramadan.
Plt Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Bartim, Kariato dalam menyebutkan, pemantauan distribusi barang dan kenaikan harga pangan di pasar terus dipantau setiap pekan. Sekaligus memberikan imbauan kepada pedagang, agen dan distributor agar tidak menimbun barang.
“Jika ditemukan dan sengaja melakukan penimbunan, maka kita tidak segan-segan menindak,” tegas Kariato kepada kepada wartawan di Tamiang Layang, Senin (4/4/2022).
Menurutnya, dalam kegiatan pemantauan, secara teknis telah bekerja sama dengan Polres Bartim membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pangan.
“Apabila masyarakat yang mengetahui atau menemukan adanya pedagang yang melakukan penimbunan bapok, diharapkan bisa melapor ke Satgas Pangan setempat untuk segera ditindaklanjuti,” ucap Kariato.
Pihaknya juga meminta pedagang untuk menjual bapok dengan harga yang wajar selama selama bulan Ramadan. Selain itu, menghindari menjual barang yang sudah hampir habis masa konsumsinya atau expired.
“Ingat, pedagang harus melayani konsumen dengan baik. Jangan mengambil kesempatan, apalagi memanfaatkan momentum hari besar untuk meraup keuntungan pribadi,” tukas Kariato. (yr/red1)










