KUALA KURUN, inikalteng.com – Kabupaten Gunung Mas menjadi salah satu dari empat daerah di Kalimantan Tengah yang ditetapkan Kementerian Sosial RI sebagai lokasi Sekolah Rakyat Rintisan 2025. Program ini sekaligus menandai pembangunan Sekolah Rakyat yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada akhir tahun 2025.
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menyebut, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi momentum penting bagi daerah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Kita siap memberikan dukungan penuh agar pelaksanaan program nasional ini berjalan sukses di Gumas,” kata orang nomor satu di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau, Rabu (8/10/2025).
Jaya menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat yang diresmikan saat ini merupakan Tahap Rintisan 1C. Fasilitas dan tenaga pengajarnya telah memenuhi standar nasional untuk memberikan layanan pendidikan yang setara dengan sekolah formal.
“Kita harap program ini membuka peluang besar bagi anak-anak di Gumas untuk mendapatkan pendidikan yang layak bagi keluarga kurang mampu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Kabupaten Gumas, Jhonson Ahmad menjelaskan, untuk tahap awal, Sekolah Rakyat Rintisan di Gumas berlokasi di Kota Kuala Kurun dengan memanfaatkan bangunan Hotel Gumas dan gedung Dekranasda sebagai sarana belajar sementara.
Model ini, kata dia, dinilai efisien sambil menunggu pembangunan gedung permanen selesai. Ia menyebutkan bahwa hasil verifikasi Dinas Sosial menetapkan sebanyak 100 siswa sebagai peserta angkatan pertama.
Mereka dibagi dalam empat kelompok belajar, terdiri atas dua kelas jenjang SD dan dua kelas jenjang SMP, yang diajar oleh tenaga pendidik terlatih. Dari jumlah tersebut, 53 siswa laki-laki dan 47 siswa perempuan, seluruhnya berasal dari wilayah Gumas dengan kategori putus sekolah, tutur Jhonson.
Penulis : Heriyadi
Editor : Adinata










