SAMPIT, inikalteng.com – Pemerintah Daerah akan kuat dan efektif apabila didukung oleh seluruh komponen masyarakat serta mitra kerja pemerintah, baik swasta, dunia usaha dan lembaga kemasyarakatan. Salah satu lembaga kemasyarakatan yang telah ada dan diakui manfaatnya bagi masyarakat terutama dalam upaya meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, adalah Gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Hal itu diungkapkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalteng saat melantik Hj Khairiah Halikinnor sebagai Ketua TP-PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) periode 2021-2024, secara virtual dari tempat masing-masing, Jumat (26/02/2021).

“Dalam kesempatan ini, secara pribadi dan selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah, saya mengucapkan Selamat kepada Bapak Halikinnor dan Ibu Irawati sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur terpilih yang telah dilantik oleh Bapak Gubernur Kalimantan Tengah pada hari ini,” tutur Ivo Sugianto Sabran.
Dia juga mengucapkan selamat kepada Ny Khairiah Halikinnor selaku Ketua TP-PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Kotim yang baru dilantik.
“Pelantikan Ketua TP-PKK Kabupaten Kotawaringin Timur ini merupakan konsekuensi logis atas dilantiknya Bupati Kotawaringin Timur,” sebut Ivo.
Hal ini, lanjutnya, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gerakan PKK, dan sesuai Hasil Rakernas terakhir tentang Kelembagaan, yang antara lain mengatur pengangkatan Ketua TP-PKK di setiap jenjang yang dijabat secara fungsional oleh istri kepala daerah. Demikian juga Ketua Dekranasda Kabupaten dalam pasal 22 AD/ART Dekranasda disebutkan bahwa Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota adalah istri bupati/wali kota.
Menurut Ivo, beberapa program penting pemerintah yang sekarang ini memerlukan dukungan dan peran serta aktif dari PKK, yaitu penanganan Covid-19 dan stunting. Mengingat, di tengah masa pandemi Covid-19, PKK juga hendaknya bisa menjadi mitra pemerintah untuk turut serta mengambil peran.
“Kita bersama-sama memerangi Covid-19, dengan menerapkan protokol kesehatan, menerapkan 4M yaitu memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan menghindari kerumunan. Saya harapkan nantinya Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kotawaringin Timur juga bisa menyosialisasikan 4M ini hingga ke pelosok desa melalui kader PKK-nya,” kata Ivo.
Selain itu, jelasnya, yang juga sekarang menjadi fokus dari Pemerintah Provinsi Kaltenh adalah bagaimana menurunkan angka stunting di daerah ini. “Salah satu caranya adalah dengan merevitalisasi Posyandu,” imbuh Ketua TP PKK Kalteng ini.
Acara pelantikan Ketua TP-PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Kotim ini disaksikan oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Kalteng dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotim.
Ketua TP-PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Kotim kini dijabat oleh Hj Khairiah Halikinnor menggantikan Martha Ujai selaku Plh Ketua TP-PKK Kabupaten Kotim periode sebelumnya. (red)









