MUARA TEWEH, inikalteng.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan Dana BOSP Reguler sebagai upaya memperkuat akuntabilitas di sektor pendidikan daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiluddin A Surapati, menekankan bahwa pengelolaan dana pendidikan harus dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penegasan tersebut disampaikan saat kegiatan sosialisasi Dana BOSP Reguler di Muara Teweh, Sabtu (14/2/2026), di tengah kondisi APBD Kabupaten Barito Utara yang mencapai Rp3,4 triliun.
Menurutnya, besarnya anggaran daerah harus diiringi dengan peningkatan tanggung jawab seluruh pengelola anggaran, khususnya di lingkungan sekolah.
“APBD kita besar, ini patut disyukuri. Tapi anggaran besar juga berarti tanggung jawab besar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pengawasan terhadap penggunaan Dana BOS kini semakin ketat, dengan dukungan auditor serta Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang memiliki metode pemeriksaan lebih modern untuk memastikan kesesuaian laporan pertanggungjawaban.
Dengan adanya penegasan ini, Disdik Barito Utara berharap seluruh satuan pendidikan dapat semakin berhati-hati dalam pengelolaan anggaran demi mencegah potensi penyimpangan dan menjaga integritas penggunaan dana pendidikan.
Editor : Yohanes Frans Dodie










