TAMIANG LAYANG, inikalteng.com – Upaya menekan inflasi di daerah, dilakukan jajaran Pemkab Barito Timur (Bartim) melalui Dinas Perdagangan Koperasi UKM, dengan menggelar Pasar Murah.
Kegiatan yang dibuka Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran secara virtual, belum lama tadi, diikuti serentak Bupati dan Wali Kota se-Kalteng, penyelenggaraannya mendapat antusias masyarakat. Warga berbondong-bondong untuk mendapat paket murah, menebus dengan uang tunai Rp50 ribu.
Wakil Bupati (Wabup) Bartim Habib Said Abdul Saleh, di sela kegiatan, menyampaikan, Pasar Murah yang dilaksanakan untuk menindaklanjuti surat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, tentang tindak lanjut arahan Presiden RI terkait extra effort pengendalian inflasi di daerah pada 2022. Selain itu, surat edaran Gubernur Kalteng tentang penanganannya.
“Hari ini dilaksanakan Pasar Murah serentak di kabupaten dan kota di Kalteng tak terkecuali di Barito Timur, sehingga diharapkan bisa memberikan manfaat besar terhadap masyarakat, terlebih menekan inflasi,” ujarnya.
Khusus Bartim, penyelenggaraan di pusatkan di halaman Pasar Temanggoeng Djaja Karti (TDK), Tamiang Layang. Warga yang berhak terlebih dahulu mendaftar dan mendapat kupon, dapat ditukarkan paket bahan pokok yang berisi lima kilogram beras, dua liter minyak goreng, gula, kopi, dan teh.
“Jika diuangkan berdasarkan harga pasar normal, nilai paket Rp120 ribu, tapi warga cukup menukar dengan uang tunai Rp50 ribu,” sebutnya.
Sementara Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM Bartim Berson, menjelaskan, sebanyak 150 paket bahan pokok disediakan dalam Pasar Murah. Rencananya kegiatan akan berlanjut, namun masih dijadwalkan.
“Kabupaten Bartim mendapat dua ribu bantuan paket bahan pokok dari Provinsi Kalteng untuk menggelar Pasar Murah, yang akan digelar di sepuluh kecamatan setempat nanti. Ditambah punya kabupaten, tetapi masih akan dikoordinasikan terkait jumlah. Dalam waktu dekat, akan diinformasikan,” tutupnya. (ae/red2)




