oleh

Selama Ramadhan Jangan Ada Pemadaman Listrik

SAMPIT, inikalteng.com – Dalam beberapa hari terakhir ini di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sering terjadi pemadaman listrik oleh pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kabarnya, pemadaman itu akibat adanya gangguan cuaca maupun hal lainnya. Namun demikian, pemadaman listrik secara mendadak itu banyak dikeluhkan masyarakat.

Terkait kondisi itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Kotim, Juliansyah ST berharap pada saat bulan ramadhan nanti tidak ada lagi pemadaman listrik, agar umat Islam bisa menjalankan ibadah dengan lancar dan khusyuk.

Baca Juga :  Pengelolaan Aset Daerah Kotim Dinilai Masih Lemah

“Kami berharap pada saat bulan ramadhan nanti tidak ada pemadaman listrik. Apa yang dapat menyebabkan terjadinya pemadaman listrik, hendaknya dapat diantisipasi mulai saat ini. Sehingga nanti tidak ada masalah lagi,” ucap Juliansyah di Sampit, Rabu (31/3/2021).

Listrik sudah merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat. Kalau pasokan listrik terganggu, maka banyak pula kegiatan masyarakat yang ikut terganggu. Terlebih lagi pada saat bulan suci ramadhan, karena aktivitas umat Islam pada malam hari hingga subuh meningkat dibanding biasanya.

Baca Juga :  Musrenbang Kecamatan Jangan Hanya Seremoni

“Kalau bulan suci ramadhan, aktivitas masyarakat meningkat. Karena mereka banyak melakukan ibadah seperti shalat tarawih, tadarus Al Qur’an dan ibadah lainnya, serta saat subuh mereka juga melakukan santap sahur,” ujar Juliansyah.

Politisi Partai Gerindra ini juga mengatakan, kalau listrik sampai padam pada malam hari maupun subuh di bulan ramadhan, maka akan sangat mengganggu aktivitas masyarakat dalam melakukan ibadah. Karena itu, diharapkan pihak PLN dapat mengantisipasi agar tidak ada pemadaman listrik pada bulan ramadhan nanti.

Baca Juga :  Pendaftaran CPNS di Barut Mulai 11 November

“Kalau bisa jangan sampai terjadi mati lampu. Namun apabila ada gangguan teknis yang diperkirakan bisa terjadi pemadaman atau rawan gangguan, secepatnya diperbaiki mulai saat ini,” tuturnya. (ya/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA