oleh

Ruang Tunggu Dermaga Pelabuhan Pendang Roboh

BUNTOK, inikalteng.com – Lantaran sudah dimakan usia hingga lapuk, akhirnya ruang tunggu Dermaga Pelabuhan Pendang, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) roboh, Sabtu (9/4/2022) malam, sekitar pukul 17.30 WIB.

Informasi yang dihimpun awak media ini dari salah satu petugas Dinas Perhubungan di Kelurahan Pandang, Ayu, menjelaskan bahwa robohnya ruang tunggu Dermaga Pelabuhan Pandang tersebut hampir saja membawa korban. Pasalnya, saat kejadian itu petugas dan sebagian warga setempat masih berada di ruang tunggu pelabuhan tersebut.

Baca Juga :  Desa Muara Arai Gelar Balap Perahu Ketinting
(Foto: H Laily)

“Untung saja warga yang berada di ruang tunggu itu cepat keluar dan sebagian ada yang terjun ke sungai. Kalau tidak, mungkin lain lagi ceritanya,” beber Ayu.

Dia menjelaskan, sebelumnya kantor petugas dan ruang tunggu untuk para pemudik di Dermaga Pelabuhan Pendang itu kondisinya memang sudah sangat memprihatinkan, dan sudah lama belum pernah ada perbaikan.

“Harapan kami kepada pihak yang berkewenangan agar bisa segera memperhatikan kondisi Dermaga Pelabuhan Pendang. Karena bangunan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat pemudik saat menunggu jadwal keberangkatan kapal maupun speedboat yang melintas,” pinta Ayu.

Baca Juga :  Ribuan Warga Muslim Zikir Bersama Al Habib Ahmad Al Habsyi

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Barsel Daud Danda melaui Kepala Seksi Keselamatan dan Fasilitas Alur Sungai, Achmad Zaki Yamani ST, saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya sudah melakukan koordinasi untuk menindaklanjuti permasalahan itu.

Baca Juga :  Wabup Gumas Apresiasi Antusias Warga Tewah Ikut Vaksinasi

Zaki juga mengakui kondisi pelabuhan yang dinilai sudah lapuk tersebut tidak hanya di Dermaga Pelabuhan Pendang saja, namun hampir di sejumlah kecamatan yang berada di bantaran Aungai Barito.

“Sebenarnya ini memang harus kita pikirkan bersama, dan mudah-mudahan untuk rehab ataupun pembangunan kembali dermaga dan pelabuhan di sejumlah kecamatan yang ada di bantaran Sungai Barito ini bisa segera direalisasikan, karena ini termasuk bangunan prioritas,” kata Zaky Yamani. (hly/red1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA