SAMPIT, inikalteng.com – Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas) Sampit melakukan kegiatan penggalian data terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit, Kamis (05/03/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) guna menentukan rekomendasi program integrasi bagi WBP yang akan memperoleh hak bersyarat.
Penggalian data dilakukan melalui wawancara langsung kepada sejumlah WBP yang telah memenuhi syarat administratif untuk mendapatkan program integrasi. Proses ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang komprehensif sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan rekomendasi oleh Pembimbing Kemasyarakatan.
Dalam pelaksanaannya, Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Sampit turut didampingi oleh peserta magang yang ikut berpartisipasi dalam proses wawancara. Adapun data yang digali meliputi identitas WBP, identitas keluarga, kronologi tindak pidana, latar belakang kehidupan, hingga kondisi sosial yang akan menjadi bahan analisis dalam penyusunan Litmas.
Selain melakukan wawancara, petugas juga memberikan arahan kepada WBP terkait hak dan kewajiban yang harus dipenuhi selama menjalani program integrasi sebagai klien pemasyarakatan di Bapas Sampit. Hal ini penting agar para WBP memahami tanggung jawab yang harus dijalankan setelah memperoleh hak integrasi.
Kepala Bapas Sampit, Sugiyanto, menegaskan bahwa percepatan pelayanan menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, khususnya dalam proses penelitian kemasyarakatan bagi klien pemasyarakatan.
“Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pembimbing Kemasyarakatan, peserta magang diikutsertakan guna mempercepat pelayanan terkait penelitian kemasyarakatan kepada klien pemasyarakatan. Mengingat bahwa percepatan pelayanan merupakan pondasi penting untuk mewujudkan pelayanan prima,” ujar Sugiyanto.
Melalui kegiatan penggalian data ini, diharapkan proses penyusunan Litmas dapat berjalan lebih efektif dan akurat, sehingga rekomendasi yang diberikan benar-benar menggambarkan kondisi WBP secara objektif serta mendukung keberhasilan program reintegrasi sosial bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi










