Pemkab Kotim Didorong Maksimalkan Percepatan Vaksinasi

SAMPIT, inikalteng.com – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Parimus SE, menekankan pentingnya pemerintah daerah mengupayakan vaksinasi bagi warga daerah setempat, baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun secara gotong royong. Karena dengan cepat dan maksimalnya upaya vaksinasi, maka akan mempercepat pengendalian  pandemi covid-19 yang hingga kini masih terjadi.

“Kuncinya sekarang adalah bagaimana vaksinasi ini digencarkan, baik itu vaksinasi gotong royong oleh perusahaan perkebunan atau dunia usaha dan lain sebagainya. Ini sebagai langkah untuk menciptakan kekebalan masyarakat di masa pandemi covid-19 ini bisa terlaksana dengan baik,’ kata Ketua Fraksi Demokrat itu di Sampit, Kamis (5/8/2021).

Anggota komisi yang membidangi urusan sumber daya alam dan ekonomi ini mengakui, ekonomi di Kotim itu akan bertumbuh minus jika kondisi seperti sekarang ini terus terjadi. Salah satu penyebabnya, perusahaan perkebunan banyak melakukan pembatasan besar-besaran untuk karyawannya dengan cara tidak diizinkan keluar dari lingkungan perusahaan. Selain itu, kondisi di masyarakat saat ini juga tengah mengalami pembatasan yang cukup ketat.

Hal itu, lanjut Parimus, memang alternatif untuk mencegah sebaran virus di sektor perkebunan dan kalangan masyarakat. Namun ternyata berdampak kepada ekonomi Kotim secara umum. Bagaimanapun kondisi ekonomi harus tetap dipikirkan. Buruknya kondisi ekonomi justru akan memperburuk situasi hingga kondusifitas suatu daerah. Karena ekonomi Kotim, perputarannya juga dipengaruhi oleh sektor perkebunan. Artinya, jika aktivitas perkebunan normal, karyawannya boleh ke kota maka ekonomi akan berjalan baik. Namun jika masih seperti sekarang ini, maka pertumbuhan ekonomi Kotim juga sulit.

“Dengan gencarnya vaksinasi ini, setidaknya sudah selangkah lebih maju untuk memutus wabah itu sendiri. Contohnya sejumlah negara maju saat ini dengan maksimalnya vaksinasi maka kehidupan akan bersangsur-angsur membaik. Yang jelas, wabah ini akan terus ada. Saya kira kita harus hidup berdampingan dengan virus ini,” kata Parimus. (ya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *