KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sekretaris Daerah Kapuas, Usis I Sangkai, menyampaikan bahwa pembangunan sektor kesehatan di daerah setempat mengacu pada visi Kapuas Bersinar, yakni Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman, dan Religius.
“Peningkatan akses dan pemerataan layanan kesehatan menjadi prioritas utama dalam lima tahun ke depan,” ujarnya saat kegiatan sosialisasi di Aula Bapperida Kapuas, Senin (27/4/2026).
Ia menjelaskan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kapuas pada 2025 telah mencapai 100 persen dari total 419.262 jiwa. Namun, tingkat keaktifan peserta masih menjadi tantangan.
Memasuki 2026, penyesuaian fiskal menyebabkan anggaran iuran Penerima Bantuan Iuran (PBI) menurun dari Rp65 miliar menjadi Rp16 miliar. Kondisi ini berdampak pada turunnya tingkat keaktifan peserta menjadi 49,1 persen.
Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Kapuas mendorong kolaborasi dengan dunia usaha melalui program Skema Sharing Iuran (SSI), yang memungkinkan perusahaan berkontribusi melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).
“Melalui kerja sama ini, diharapkan masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan jaminan kesehatan yang layak,” kata Usis.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha agar pelayanan kesehatan dapat terus ditingkatkan dan menjangkau seluruh masyarakat.
“Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas,” demikian Usis.
Editor : Yohanes Frans Dodie










