Pemerintah Daerah Diimbau Gandeng Sektor Swasta Atasi Kekurangan Guru Honorer

DPRD Murung Raya193 Dilihat

PURUK CAHU, inikalteng.com – Kekurangan tenaga pendidik di Kabupaten Murung Raya (Mura) kembali mencuat ke permukaan seiring dengan kebijakan pemerintah yang memutuskan hubungan kerja atau kontrak bagi tenaga honorer dengan masa kerja di bawah dua tahun.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Mura Bebie memberikan imbauan agar pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Bebie menegaskan bahwa kebijakan pemutusan hubungan kerja tersebut sangat berpotensi mempengaruhi keberlanjutan pendidikan di daerah, mengingat kabupaten ini masih menghadapi kekurangan jumlah tenaga pengajar, khususnya di sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil.

“Pemerintah daerah harus segera bertindak untuk mengatasi kekurangan tenaga guru. Kami mengimbau agar sektor swasta atau lembaga pendidikan nonpemerintah turut dilibatkan dalam mencari solusi bersama, baik dalam penyediaan tenaga pendidik atau dalam pemberdayaan guru honorer yang sudah ada,” ujar Bebie saat diwawancarai pada Senin (7/4/2025).

Bebie juga mengingatkan bahwa kebijakan yang diambil oleh pemerintah harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi keberlanjutan dunia pendidikan di Kabupaten Murung Raya.

Dengan menggandeng sektor swasta atau lembaga pendidikan nonpemerintah, diharapkan dapat tercipta kerja sama yang saling menguntungkan dalam menciptakan kualitas pendidikan yang lebih baik dan mempercepat pemenuhan kebutuhan guru.

Lebih lanjut, Bebie juga menyampaikan bahwa kebijakan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga menjadi tugas bersama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Menurutnya, peran aktif semua pihak sangat penting untuk memastikan agar guru honorer di daerah ini tetap bisa melanjutkan pengabdiannya demi kemajuan pendidikan.

“Kita semua harus bersinergi untuk memastikan dunia pendidikan di Murung Raya tetap berjalan dengan baik, dan guru honorer yang telah mengabdikan diri dapat terus memberikan kontribusi terbaik mereka,” tandas Bebie.

Editor : Yohanes Frans Dodie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *