oleh

Pelaku Pencabulan di Lamandau Rata-rata Keluarga Dekat Korban

NANGA BULIK – Kapolres Lamandau AKBP Titis Bangun HP melalui Kasat Reskrim Iptu Far’ul Usaedi mengimbau kepada masyarakat di kabupaten Lamandau, untuk selalu mengawasi dan memberilkan nasehat kepada anak-anaknya agar menjauhi pergaulan bebas.

Permintaan itu bukan tanpa alasan. Menurut Far’ul Usaedi, sejak awal tahun 2020 hingga saat ini, Polres Lamandau telah menangani empat kasus pancabulan. Rata-rata korban pencabulan ini merupakan anak di bawah umur. Sedangkan pelakunya, ternyata orang yang dekat dengan korban.

Baca Juga :  Pelaksanaan Pilkada 2020 Memerlukan Banyak Penyesuaian dengan Protokol Kesehatan

“Rata-rata pelakunya keluarga dekat korban itu sendiri. Dari empat kasus yang kita tangani ini, hampir semua pelakunya orang-orang dekat korban,” jelas Iptu Far’ul saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Senin (24/2/2020).

Dijelaskan dia, baru-baru ini jajaran Sat Reskrim mengamankan, IR (28) yang diduga mencabuli anak di bawah umur, sebut saja Bunga-bukan nama sebenarnya yang berusia 8 tahun pada bulan Februari 2020 ini. Dan ironisnya korban merupakan adik angkat pelaku.

Baca Juga :  Tanding di Kandang, Kalteng Putra Siap Rebut Tiga Point Hadapi Persipura Jayapura

Hampir bersamaan, kasus persetubuhan yang memakan korban anak berusia 8 tahun juga terjadi di Kecamatan Batangkawa. Pelaku S (30) juga merupakan orang terdekat yang dengan teganya melakukan perbuatan tak terpuji terhadap korban di tepi sungai.

Sebelumnya, tambahnya, diawal tahun 2020, kasus pencabulan anak yang terjadi di wilayah hukum Polres Lamandau yang dilakukan AC (17) terhadap Mawar (14) bukan nama sebenarnya. Tindakan bejat tersebut dilakukan AC di sebuah rumah kos di Nanga Bulik.

Baca Juga :  Sejumlah Wilayah di Kotim Kembali Banjir, BPBD Diminta Lebih Sigap

Pada bulan yang sama tindakan asusila juga dilakukan JV (20) terhadap pacarnya Melati (17) bukan nama sebenarnya, terjadi di rumah tersangka di Kecamatan Menthobi Raya Minggu 5 Januari yang lalu. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA