MUARA TEWEH, inikalteng.com – Pelantikan Dewan Hakim dan Panitera MTQH XXXIII di Gedung Balai Antang Muara Teweh menjadi momentum penting menjelang kompetisi tingkat provinsi.
“Dewan Hakim dan Panitera harus bekerja objektif dan bebas dari pengaruh subjektif,” kata Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, Senin (17/11/2025).
Gubernur menyoroti meningkatnya perhatian publik terhadap kualitas penilaian sehingga integritas para hakim menjadi sorotan utama.
“Setiap kesalahan dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap mutu MTQH,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa ajang ini tidak sekadar lomba keagamaan, tetapi juga sarana menyiapkan duta terbaik untuk MTQ Nasional 2026 di Semarang.
“MTQH XXXIII harus mampu melahirkan peserta yang siap bersaing di tingkat nasional,” ucap Agustiar.
Gubernur menekankan bahwa seluruh proses penilaian harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan berpedoman pada aturan resmi.
“Marwah MTQH ada pada profesionalisme dewan hakim dalam menjalankan tugasnya,” tuturnya.
Agustiar mengakhiri sambutan dengan memberi doa dan dorongan moral kepada seluruh unsur yang baru dilantik.
“Semoga pelaksanaan MTQH tahun ini berjalan lancar dan membawa hasil terbaik bagi Kalimantan Tengah,” tutupnya.
Penulis : Nopri
Editor : Yohanes Frans Dodie










