oleh

Luhut Instruksikan Pelibatan UPR Dalam Pengembangan Food Estate

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI Luhut Binsar Pandjaitan, menginstruksikan jajarannya untuk melibatkan Universitas Palangka Raya (UPR) dalam pengembangan Food Estate di Kalteng.

Instruksi tersebut, disampaikan langsung Luhut Binsar Pandjaitan kepada jajarannya, di hadapan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi, dan para Menteri yang turut dalam kunjungan kerja ke kawasan pengembangan food estate, di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kapuas, Selasa (6/4/2021).

“Saya minta Universitas Palangka Raya terlibat (pengembangan food estate). Nanti waktu kita rapat, ikutkan juga beliau. Termasuk yang Kemhan punya (pengembangan budidaya singkong, di Gunung Mas),” perintah Luhut Binsar Pandjaitan kepada stafnya.

Baca Juga :  Terkait Kebakaran di Tumbang Tabulus, DPRD Mura dukung dan support langkah Konkrit Pemda

Dengan begitu motto Kemendikbud “Merdeka Belajar-Kampus Merdeka”, benar-benar dapat diwujudkan dalam pelibatan kampus terbesar dan tertua di Kalteng ini dalam pengembangan kawasan food estate.

Rektor UPR Dr Andrie Elia beserta unsur pimpinan UPR, ketika meninjau kawasan pertanian terpadu Peat Techno Part UPR, beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi kepada inikalteng.com, Rabu (7/4/2021), mengaku siap dilibatkan dalam pengembangan food estate di Kalteng. Pasalnya UPR memiliki banyak ahli dan peneliti pertanian maupun lahan gambut, yang kemampuannya telah teruji, baik secara regional, nasional maupun internasional.

Baca Juga :  Muhammadiyah Kalteng Matangkan Rencana Pemanfaatan Lahan

“Kami siap. Bahkan sejak Desember 2019 sebelum Covid-19 melanda Kalteng dan food estate ditetapkan Presiden di Kalteng, UPR sudah memiliki lahan pertanian percontohan di lahan gambut, yakni Kawasan Pertanian Terpadu Peat Techno Park (PTP) dengan luasan yang dikelola tahap awal seluas 5 hektar (ha) dari target seluas 35 ha,” ungkapnya.

Baca Juga :  MTQ Tingkat Kabupaten Barut Dimulai 3 Maret 2020

Di mana cita-cita ke depannya, PTP akan mampu memenuhi kebutuhan pangan, terutama di lingkungan UPR sendiri dan bahkan untuk masyarakat di Kota Palangka Raya. Selain itu, sudah banyak pejabat negara yang mengunjungi lokasi tersebut untuk melihat langsung cara dan teknologi yang diterapkan UPR dalam mengembangkan lahan pertanian di lahan gambut.

“Intinya, UPR siap membantu pemerintah dalam mengembangkan food estate. Sebab kebutuhan pangan menjadi hal utama yang harus diperhatikan, untuk mengatasi krisis pangan saat pandemi seperti sekarang ini,” tutup Dr Andrie Elia. (red2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA