KPD Kwarda Kalteng Resmi Ditutup

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Setelah selama seminggu berproses, kegiatan Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KPD) Kwartir Daerah Kalimantan Tengah (Kwarda Kalteng) tahun 2022 secara resmi ditutup pada Sabtu (5/11/2022) malam, oleh Ketua Kwarda Kalteng yang diwakili Ketua Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka Tingkat Daerah (Pusdiklatda) Tunas Batuah Kwarda Kalteng Kak H Hidayatullah SP MSi.

Dalam sambutannya, Ketua Pusdiklatda Kwarda Kalteng mengharapkan agar setelah kursus ini, peserta dapat menerapkan ilmunya dalam pelatihan bagi anggota dewasa Gerakan Pramuka.

“Sekarang kakak-kakak bukan hanya seorang Pembina, tetapi juga menjadi seorang Pelatih Pembina. Artinya, tidak hanya berhadapan dengan peserta didik, tetapi juga dengan orang dewasa dalam Gerakan Pramuka. Kehadiran kakak-kakak tentu akan memperkuat Pusdiklatcab, baik dalam jumlah maupun mutu Pelatih,” kata Hidayatullah.

Peserta KPD Kwarda Kalteng Tahun 2022 menandatangani ijazah kelulusan pada rangkaian acara penutupan. Foto: Ist

Sebelumnya, mewakili peserta, Kak Wisnu Febri Susanto, peserta kursus dari Kwarcab Batam Provinsi Kepulauan Riau, menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Kwarda Kalteng untuk bisa mengikuti KPD ini.

“Saya berharap dapat selalu terjalin silaturahmi dengan sesama peserta dan Pelatih KPD ini,” ucap Wisnu.

Wisnu mengakui bahwa dari KPD ini dirinya selain mendapat tambahan berbagai ilmu pengetahuan tentang Kepramukaan, juga mendapat tambahan teman sesama anggota Pramuka yang tentu tidak akan terlupakan sampai kapanpun.

Ketua Pusdiklatda Kwarda Kalteng Kak H Hidayatullah (kanan) memberikan ucapan selamat kepada alumni peserta KPD Kwarda Kalteng 2022. Foto: Ist

Sementara itu, Pimpinan Kursus Arisa Swastajaya dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan KPD ini telah berjalan dengan baik sesuai kurikulum dan jadwal yang telah ditentukan.

“Peserta yang terbagi dalam beberapa kelompok untuk menyelesaikan penugasan baik secara kelompok maupun individu, mengikuti semua rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan tetap sehat hingga kegiatan berakhir,” jelas Arisa.

Sebelum acara penutupan, dilakukan prosesi Peneguhan, di mana para peserta melakukan refleksi diri menjadi seorang Pelatih, di antaranya mengucapkan janji dan membuat komitmen untuk menjadi Pelatih Pembina Pramuka.

Berdasarkan laporan dan penilaian Tim Pelatih Kursus, semua peserta dinyatakan lulus, dan hanya satu orang lulus dengan catatan. Kepada peserta yang lulus, langsung diserahkan Ijazah KPD dan peserta harus menjalani Naratama Dasar untuk nantinya menjadi persyaratan mengikuti jenjang Kursus Pelatih Tingkat Lanjutan (KPL). (nl/red1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *