Keroyok Driver Online, Dua Pelajar Diringkus Polisi

PALANGKA RAYA,inikalteng.com- Tak terima jalannya dihalangi dan dalam kondisi terpengaruh minuman keras (miras), dua remaja berinisial AS dan AT nekat melakukan pengeroyokan terhadap Riko Januario seorang driver online mobile, di Jalan Yos Sudarso Induk, Minggu (20/7/2025).

Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, Kompol M. Rian Permana mengatakan bahwa motif dari pengeroyokan tersebut karena ketersinggungan antara kedua pelaku dan korban. Dimana diantara pelaku dan korban sebelumnya tidak ada permasalahan pribadi.

“Ini murni karena bersinggungan di jalan dan kedua pelaku meneriaki korban karena jalannya merasa di halangi dan dengan kata-kata GOBLOK dan kejadian secara spontan dan tidak saling kenal,” Kata Kompol M Rian Permana, saat press rilis, Selasa (22/7/2025).

Ia menambahkan, saat kejadian pelaku memukuli korban dengan menggunakan kunci motor yang di jepit dari selah jari hingga mengakibatkan kepala korban luka dengan beberapa jahitan. Kedua pelaku saat itu dalam keadaan terpengaruh minuman keras.

” Terpengaruh miras karena habis menghadiri acara keluarga. Kedua pelaku diamankan di dua lokasi berbeda pada Senin (21/7/2025) Malam oleh tim Jatanras Polresta Palangka Raya,” ujarnya.

Kedua pelaku masih pelajar SMK di kabupaten Pulang Pisau namun keduanya sudah berusia 18 tahun. Kedua pelaku yang sudah di tetapkan sebagai tersangka kini mendekam di sel tahanan Polresta Palangka Raya.

“Kami jerat dengan Pasal 170 karena melakukan pemukulan secara bersama-sama dan diancam hukuman penjara selama 7 tahun,” tegasnya.

Sekedar diketahui, Kejadian bermula ketika korban baru saja selesai mengantar penumpang dan dalam perjalanan menuju Bundaran Besar untuk menjemput penumpang lainnya ke arah Jalan Yos Sudarso.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 00:10 WIB, saat Riko Januario tengah melaju seperti biasa di jalur utama. Namun, tiba-tiba ia dikejutkan oleh sepeda motor dari arah belakang yang menyorot lampu jauh (lampu panjang) berkali-kali ke arahnya dan seperti orang tidak sabar.

Tak hanya itu, kendaraan tersebut langsung menyelip mobil korban dan pengendara yang belum diketahui identitasnya tersebut melemparkan kata-kata kasar. Merasa tidak terima, Riko kemudian menegur pengendara tersebut.

Korban turun dari mobil dan menanyakan kepada dua remaja tersebut secara baik-baik namun malah mendapatkan jawaban yang tidak enak. Kedua remaja tersebut mengatakan bahwa telah menghalangi jalannya. Korban menyanggah tuduhan tersebut tidak masuk akal, karena saat itu kondisi jalan cukup lebar dan tidak merasa menghalangi.

Kemudian terjadilah adu mulut antara korban yang saat itu menggunakan kaos berwarna putih dengan kedua remaja tersebut hingga akhirnya semakin panas kedua remaja tersebut langsung mengeroyok korban berdua.

Kedua pelaku dari mulutnya mengeluarkan bau alkohol yang diduga keduanya dalam kondisi mabuk minuman keras dan luka yang dialami korban diduga pelaku memukul menggunakhan kunci motor karena luka dan sobeknya sangat dalam.
Penulis : Ardi
Editor : Ika

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *