SAMPIT, inikalteng.com – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan perpustakaan serta memperkuat budaya literasi di masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah (Dispursip Kalteng) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Tenaga Perpustakaan serta Pengumpulan Data dan Informasi Perpustakaan.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari di Aula Dharma Wanita, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, mulai Rabu (24/7/2025). Sebanyak 50 peserta mengikuti bimtek, yang terdiri atas pustakawan, tenaga teknis, dan staf pendukung perpustakaan dari berbagai satuan kerja di wilayah Kotawaringin Timur.
Bimtek ini merupakan hasil kolaborasi antara Dispursip Kalteng dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotawaringin Timur, sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat kapasitas SDM di sektor perpustakaan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca Dispursip Kalteng, Elahni Hajati SW, yang hadir mewakili Kepala Dinas. Dalam sambutannya, Elahni menekankan pentingnya penguatan kompetensi bagi tenaga perpustakaan dalam mendukung terciptanya masyarakat yang literat.
“Pustakawan dan tenaga teknis merupakan ujung tombak dalam mendorong budaya baca. Maka peningkatan kapasitas mereka menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi,” tegasnya.
Selama pelatihan, peserta dibekali materi teknis dan manajerial terkait pengelolaan perpustakaan modern. Materi yang disampaikan mencakup pengelolaan koleksi, layanan sirkulasi, digitalisasi data, strategi pelibatan masyarakat, serta pelaporan dan pengumpulan data berbasis sistem informasi.
Tujuan dari kegiatan ini tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur perpustakaan, tetapi juga untuk mendukung pencapaian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), memperkuat kerja sama antar lembaga, serta membudayakan gerakan gemar membaca di seluruh lapisan masyarakat.
Rangkaian bimtek berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Diskusi berlangsung aktif, dan para peserta berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala di berbagai wilayah lain di Kalimantan Tengah.
“Dispursip Kalteng berkomitmen untuk terus mendorong pelatihan semacam ini sebagai bagian dari strategi pembangunan literasi berbasis masyarakat. Dengan SDM yang profesional, perpustakaan akan mampu menjalankan fungsinya sebagai pusat informasi dan transformasi sosial,” ujar Elahni, menyampaikan pesan Kepala Dinas Dispursip Kalteng.
Kegiatan ini diharapkan menjadi model pelatihan yang terintegrasi dan berkelanjutan serta dapat direplikasi di kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Tengah.
Penulis/editor : Adinata










