KUALA KAPUAS – Dengan terjadinya Pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap kondisi sosial dan perekonomian masyarakat, telah membuat tersendatnya pertumbuhan ekonomi. Keadaan ini, juga mengakibatkan banyak terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pengangguran, serta jumlah masyarakat miskin kian bertambah.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kapuas Raison mengatakan, pihaknya secara langsung berpartisipasi terhadap ketahanan ekonomi bagi warga yang terdampak Covid-19 di tahun 2020 ini. Partisipasi dimaksud, salah satunya dengan melaksanakan program pelatihan keterampilan untuk tenaga kerja mandiri serta kegiatan program padat karya.

Jumlah tenaga kerja yang mendapat pelatihan keterampilan maupun yang berpartisipasi langsung dalam program padat karya ini sebanyak 328 orang.
“Orang-orang ini kami harapkan menjadi wirausaha, wirausahawan dan wirausahawati baru. Karena telah diberikan keterampilan berupa keterampilan kuliner, menjahit, komputer, desain grafis, tatarias, otomotif, maupun budidaya ikan sistem bioflok dan budidaya madu kelulut,” ucapnya.
Di samping itu, tambah Raison, Disnaker juga meluncurkan Program Padat Karya sebanyak empat bucket, yang menyerap tenaga kerja sebanyak 20 orang per bucket. Kegiatan ini berupa kegiatan stimulan untuk perubahan prilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang ditempatkan di beberapa wilayah di Kabupaten Kapuas, area pasar serta di sekitar tempat ibadah.
Dia mengharapkan masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas CTPS yang sudah dibangun di masing-masing tempat, dengan tujuan dapat membantu warga setempat yang telah berpartisipasi. Kegiatan ini pula telah dilakukan di Kabupaten Kapuas baik melalui Balai Latihan Kerja, melalui Seksi Pelatihan Tenaga Kerja Mandiri maupun peningkatan produktivitas yang ada di Disnajer Kapuas.
“Saya mengharapkan warga tetap bertahan secara ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini. Dalam kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapat pelatihan, tapi juga menerima bantuan agar dapat langsung diaplikasikan. Contohnya, pada bidang kuliner mendapatkan oven, bidang budidaya ikan sistem bioflok mendapat kolam terpal dan yang lainnya,” pungkas Raison.(hy/red)










