KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat memimpin rapat koordinasi (rakor) dalam rangka percepatan capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kapuas di Aula Kantor Bappeda Jalan Tambun Bungai, Kuala Kapuas, Selasa (1/3/2022).
Turut hadir Sekretaris Daerah Kapuas Septedy, Dandim 1011/klk Letkol Kav Ferdiansyah, Kapolres Kapuas AKBP Qori Wicaksono, Kepala Kemenag Kabupaten Kapuas H Hamidhan, serta perwakilan dari DPRD Kapuas, Kajari Kapuas dengan diikuti oleh beberapa Kepala OPD, seluruh Camat dan Kepala Puskesmas Lingkup Kabupaten Kapuas.
Rapat tersebut membahas faktor yang menyebabkan keterlambatan dosis 2 yaitu terbatasnya vaksin Sinovac untuk anak-anak, kenaikan dosis 1 yang sangat signifikan di akhir Desember 2021 dengan memakai jenis vaksin astrazeneca dan kenaikan kasus Covid-19.
Pada kesempatan itu, Bupati Kapuas mengatakan, karena progres vaksin untuk dosis 2 masih 50,25%, maka dirinya yakin dan percaya dengan strategi yang sudah disepakati untuk kedepannya vaksin dosis 2 umum termasuk lansia bisa mencapai 70%.
“Kita yakin dan percaya untuk progres vaksin ini terutama untuk dosis 2 termasuk untuk lansia bisa mencapai 70% lebih,” tegas Ben Brahim.
Dalam rapat tersebut, diketahui juga untuk anak usia 6 sampai 11 tahun hanya bisa menggunakan vaksin jenis Sinovac atau coronavac. Jika vaksin dosis 2 tertunda lebih dari 2 bulan maka dianggap drop out dan jika melebihi 6 bulan maka akan di ulang dari awal, serta booster untuk 18 tahun keatas dengan batas minimal 3 bulan pasca dosis 2. (sri/red4)










