oleh

6.048 Mahasiswa UPR akan Terima Kartu Perdana Society

PALANGKA RAYA – Sebanyak 6.048 mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) akan  menerima bantuan berupa Kartu Perdana Society dengan berisikan paket data 10 GB.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi kepada perwakilan mahasiswa, sebelum nantinya disebar kepada mahasiswa lainnya. di halaman Rektorat UPR, Rabu (27/5/2020).

Penyerahan bantuan tersebut disaksikan Wakil Rektor Akademik Prof Dr Salampak Dohong MS, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Suriansyah Murhaini SH MH, Wakil Rektor Bidang Hukum Organisasi SDM dan Kemahasiswaan Prof Dr Suandi Sidauruk MPd, Direktur Pasca Sarjana Prof. Dr.Ir. Yetrie Ludang MP serta sejumlah pejabat di lingkup rektorat UPR.

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi mengatakan, bantuan yang diberikan kepada ribuan mahasiswa tersebut dibeli dari negara melalui anggaran UPR.

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Universitas Palangka Raya terhadap mahasiswa yang terdampak Covid-19,” kata Andrie kepada inikalteng.com.

Ia berharap, bantuan tersebut dapat dipergunakan dengan sebaik mungkin untuk menunjang proses belajar daring.

“Jangan bantuan Kartu Perdana Society dan paket internet ini dipergunakan untuk main game. Pergunakan dengan baik untuk mendukung proses belajar mengajar daring dan mendownload bahan pelajaran,” tambahnya.

Mahasiswa penerima bantuan Kartu Perdana Society tersebut adalah mahasiswa penerima Bidikmisi, ADIK Apirmasi dan penerima beasiswa 3T (Terjauh, Terluar dan Tertinggal).

Pada kesempatan itu, PT. Telkomsel Palangka Raya juga memberi menyerahkan sebanyak 1.642 Kartu Perdana Society lengkap dengan paket internet 10 GB diperuntukan dosen dan tenaga pendidik di UPR.

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Telkomsel untuk menunjang proses belajar mengajar secara daring dilakukan dosen dan tenaga pendidik di UPR,” kata Manager Branch Palangka Raya PT Telkomsel, Jefri ES Kamudi.

Untuk mendapatkan Kartu Perdana Society tersebut, dosen dan tenaga pendidik di UPR tidak perlu membayar mahal, cukup dengan Rp40 ribu bisa mendapatkan kartu tersebut.

“Ini sebagai bentuk CSR diberikan PT Telkomsel untuk menunjang proses pendidikan di perguruan tinggi. Harga Rp40 ribu tersebut sudah lebih murah dibandingkan sebelumnya,” kata dia. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA