55 Kebakaran Lahan Hanguskan 16 Hektare di Palangka Raya, Kecamatan Jekan Raya Terparah

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya melaporkan telah terjadi 55 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Insiden tersebut menghanguskan lahan seluas 16,99 hektare hingga saat ini. Angka tersebut menunjukkan tingginya kerawanan kebakaran, terutama selama musim kemarau.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Palangka Raya Hendrikus Satria Budi, merinci sebaran karhutla berdasarkan kecamatan. Kecamatan Jekan Raya menjadi wilayah paling terdampak dengan 33 kejadian karhutla dan total lahan terbakar seluas 7,2 hektare.

Sementara itu, Kecamatan Sebangau mencatat 17 kejadian (5,38 hektare), Kecamatan Bukit Batu 3 kejadian (3,35 hektare), dan Kecamatan Pahandut 2 kejadian (1,06 hektare). Menariknya, hingga saat ini, Kecamatan Rakumpit tercatat nihil karhutla.

“Kami terus berupaya untuk mengendalikan dan memadamkan kebakaran hutan dan lahan,” kata Hendrikus, Kamis (31/7/2025).

Upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai cara, termasuk pemantauan udara dan pengerahan tim pemadam kebakaran ke lokasi. Kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat, juga terus ditingkatkan.

Pentingnya pencegahan karhutla terus ditekankan. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran, seperti membakar sampah atau lahan sembarangan.

“Kesadaran masyarakat sangat penting dalam menekan angka karhutla di Palangka Raya,” pungkasnya.

 

Editor : Yohanes Frans Dodie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *