MUARA TEWEH, inikalteng.com – DPRD Kabupaten Barito Utara memberikan perhatian serius terhadap keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di badan jalan, khususnya di sejumlah titik pusat keramaian kota.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara H Taufik Nugraha mendorong agar adanya penataan PKL. Hal ini dilakukan untuk menciptakan wajah kota yang lebih rapi, tertib, dan nyaman.
“Kita ingin Muara Teweh terlihat tertata, tapi tetap memberi ruang yang adil bagi pedagang kecil,” ujarnya, Rabu (21/5/2025).
Menurut Taufik, jika dibiarkan tanpa pengaturan, aktivitas PKL di badan jalan dapat berdampak buruk terhadap perkembangan kota. Selain mengganggu keindahan dan kenyamanan lingkungan, kondisi tersebut juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas bagi pedagang maupun pengguna jalan.
Ia menekankan bahwa menciptakan ketertiban kota merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah daerah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro seperti PKL.
“Kalau kita ingin kota ini tumbuh menjadi daerah yang ramah pengunjung dan investor, maka semua pihak harus berkontribusi. Pemerintah menata, pedagang mendukung,” katanya.
Taufik berharap penataan dilakukan secara bijak dan terencana, sehingga kawasan strategis di Muara Teweh tidak hanya menjadi lebih menarik secara visual, tetapi juga tetap menyediakan ruang usaha yang layak dan adil bagi masyarakat kecil.
Editor : Yohanes Frans Dodie










