UPR Gelar Rakor dan Peninjauan Lokasi KKN Kebangsaan

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Dalam rangka persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan yang rencananya dilaksanakan dibuka pada 7 Juli 2022 mendatang, Universitas Palangka Raya (UPR) selaku tuan rumah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lanjutan sekaligus peninjauan lapangan lokasi KKN.

Kegiatan yang dijadwal mulai 29 hingga 30 Maret 2022 ini dihadiri perwakilan 125 Perguruan Tinggi se-Indonesia yang akan menjadi peserta KKN Kebangsaan tersebut, di Aula Rahan Rektorat UPR di Palangka Raya, Selasa (29/3/2022).

Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi mengatakan, dalam rakor sekaligus peninjauan ke lokasi KKN Kebangsaan ini, perwakilan perguruan tinggi yang hadir akan diajak melihat langsung lokasi pelaksanaan KKN Kebangsaan di dua Kabupaten yang menjadi wilayah program Food Estate, yaitu Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas.

“Kita memang mengundang seluruh perwakilan Perguruan Tinggi yang ikut berpartisipasi dalam KKN Kebangsaan. Nantinya kita akan mengajak seluruh perwakilan untuk meninjau langsung ke beberapa desa yang merupakan lokasi pencanangan Food Estate,” ucap Andrie Elia saat dibincangi di ruang kerjanya, Selasa (29/3/2022) siang.

Dijelaskan, KKN Kebangsaan Tahun 2022 ini merupakan salah satu sarana untuk menyiapkan mahasiswa agar siap terjun ke masyarakat setelah lulus dari perguruan tinggi. Dalam KKN ini, nantinya para peserta juga diharapkan mampu memberikan edukasi serta inovasi kepada masyarakat terkait pentingnya pendidikan. Di samping itu, mahasiswa juga belajar bagaimana berinteraksi dengan masyarakat. Sehingga akan terjadi transformasi ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan lain sebagainya. Sehingga kecintaan terhadap bangsa ini semakin meningkat.

“Pelaksanaan KKN Kebangsaan rencananya ini selama satu bulan. Selama itu, saya berharap mahasiswa bisa memberikan edukasi dan inovasi kepada masyarakat, salah satunya terkait pentingnya pendidikan hingga di tingkat perguruan tinggi. Sekaligus menjalin komunikasi dan melihat langsung bagaimana tatanan kehidupan masyarakat dalam aspek pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM),” ujarnya.

Untuk jumlah peserta KKN kebangsaan Tahun 2022 di Kalteng ini, ungkap Andrie Elia, diprediksi lebih dari seribu orang. Mengingat banyaknya perguruan tinggi se-Indonesia yang berpartisipasi, tanpa terkecuali UPR sendiri yang sudah menyiapkan kuota sekitar 400 mahasiswa. Belum lagi dari setiap perguruan tinggi lainnya., dan beberapa perguruan tinggi di Kota Palangka Raya yang juga ingin ikut berpartisipasi.

Ditanya mengenai pendanaan, menurut Rektor UPR, kegiatan ini dibiayai oleh APBN melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan perguruan tinggi masing-masing peserta. “Selain itu, juga dibantu oleh pemerintah daerah yang menjadi lokasi KKN. Bantuannya bukan dalam bentuk dana, tapi berupa dukungan fasilitasi transportasi, tempat mahasiswa menginap dan lainnya,” jelas Andrie Elia. (nal/red1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *