Pemprov Kalteng Terus Bersinergi Sukseskan Vaksinasi

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, menegaskan, Pemprov Kalteng bersama pemangku kepentingan lainnya akan terus bersinergi menyukseskan vaksinasi. Utamanya mengejar target capaian vaksin dosis II dan percepatan vaksin III atau booster.

Hal tersebut disampaikan H Sugianto Sabran di sela meninjau langsung Akselarasi Vaksinasi Serentak di 17 Provinsi, dan ditinjau secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo dari Istana Kepresidenan Bogor, di Mapolresta Palangka Raya, Jumat (18/2/2022).

“Sesuai arahan Presiden, bahwa yang perlu menjadi perhatian khusus adalah capaian vaksin dosis II dan percepatan vaksin III atau booster. Untuk itu sinergitas Pemprov Kalteng dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota, serta TNI dan Polri harus menjadi kesatuan utuh dalam sinergi menyukseskan vaksinasi di Kalimantan Tengah,” ungkap H Sugianto Sabran.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya percepatan vaksinasi. Dalam kesempatan tersebut, Presiden mendorong Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten dan Kota agar melakukan percepatan vaksinasi II dan vaksinasi III atau booster.

“Saya hanya ingin mendorong agar seluruh kabupaten, kota, dan provinsi konsentrasi disuntikan yang kedua dan suntikan yang ketiga atau booster. Karena dosis kedua dan ketiga ini masih banyak di bawah 60 persen, masih rendah,” tegas Presiden.

Tidak itu saja, Presiden juga meminta agar vaksinasi diutamakan bagi lansia. Sebab dari data terakhir yang diterima, 69 persen yang meninggal karena omicron adalah lansia dan belum divaksin.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam laporannya, menyampaikan Akselarasi Vaksinasi Serentak digelar serentak di 5.107 titik yang tersebar di 34 Provinsi se-Indonesia. Jumlah target sasaran sebesar minimal 1.114.750 dosis, di mana 834.474 dosis I dan dosis II, serta 280. 276 dosis III.

Sasaran vaksinasi, di antaranya lansia, anak-anak, dan masyarakat umum. Adapun jenis vaksin yang digunakan, yaitu AstraZeneca, Moderna, Pfizer, Sinopharm, CoronaVac, Janssen, dan Sinovac. (MMC Kalteng/red2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *