Pemkab Kapuas Tanam Jagung di Sei Asam Dukung Swasembada Pangan

Pemkab Kapuas351 Dilihat

KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama Kepolisian Resor (Polres) Kapuas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas melaksanakan penanaman jagung Kuartal IV di Lahan Pertanian Terpadu Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir, Sabtu (20/12/2025).

Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno mengatakan, kegiatan penanaman jagung tersebut merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap program prioritas Pemerintah Pusat, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Penanaman jagung yang dilaksanakan hari ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap program prioritas Pemerintah Pusat,” kata Wiyatno di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi jagung, menambah pendapatan petani, serta menjamin ketersediaan bahan baku pakan ternak, baik bagi peternak mandiri maupun industri.

Menurut Wiyatno, sektor pertanian hingga saat ini masih menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Kapuas. Hal tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2025 tentang penguatan ketahanan pangan nasional dan percepatan swasembada jagung.

Pengembangan tanaman jagung di Kapuas dilakukan melalui optimalisasi lahan, termasuk pemanfaatan lahan potensial, lahan tidur, dan lahan kering yang diarahkan menjadi sentra produksi jagung baru.

Adapun lokasi pertanaman jagung seluas 40 hektare tersebut merupakan lahan pertanian terpadu yang ke depan direncanakan dikembangkan menjadi kawasan agrowisata kebun durian. Selama tanaman durian belum memasuki masa produktif, lahan dimanfaatkan untuk pertanaman jagung komposit.

Wiyatno menyebutkan, Kecamatan Kapuas Hilir memiliki luas baku sawah sekitar 2.196 hektare yang selama ini didominasi tanaman padi, kebun buah rambutan dan durian, serta hortikultura sayur-mayur. Potensi pengembangan tanaman buah, khususnya durian, dinilai masih sangat besar.

Kegiatan penanaman jagung ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Kapuas, Polres Kapuas, Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, serta kelompok tani Desa Sei Asam.

Bupati Kapuas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, di antaranya Polres Kapuas, Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Kementerian Pertanian yang memberikan dukungan berupa bantuan benih jagung, alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti rotavator dan power thresher, serta para petani dan kelompok tani setempat.

“Semoga program pengembangan jagung ini tidak hanya bersifat sesaat, tetapi dapat berkelanjutan untuk menjaga stabilitas pangan dari hulu hingga hilir,” pungkas Wiyatno.

Penulis: Sri
Editor: Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *