Pemkab Kapuas Dukung NU Wujudkan Kemandirian Organisasi

Pemkab Kapuas282 Dilihat

KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Nahdlatul Ulama (NU) di daerah tersebut dalam mewujudkan kemandirian organisasi, khususnya di bidang ekonomi dan penguatan sumber daya manusia.

Dukungan itu disampaikan Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas, Pery Noah, saat membuka Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke-VII Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kapuas yang digelar di Aula Sekretariat Bersama MUI dan NU Kuala Kapuas, Rabu (24/12/2024).

“Organisasi yang kuat adalah organisasi yang mandiri secara finansial, sehingga mampu menjalankan program dakwah dan sosial secara lebih masif tanpa ketergantungan penuh pada pihak luar,” kata Pery Noah dalam sambutannya.

Ia menekankan pentingnya NU Kapuas membina santri dan kader muda agar mampu menguasai teknologi digital seiring perkembangan zaman. Menurutnya, literasi digital menjadi kunci dalam mendorong kemandirian ekonomi umat.

“Kita perlu mendorong UMKM di lingkungan warga Nahdliyin agar melek literasi digital, sehingga ekonomi umat di Kabupaten Kapuas dapat naik kelas melalui ekosistem digital yang sehat,” ujarnya.

Pery Noah juga menyampaikan bahwa penguatan khidmah atau pelayanan keummatan NU sejalan dengan visi pembangunan Pemkab Kapuas. Selama ini, NU dinilai telah berperan aktif dalam menjaga kerukunan umat beragama, memberikan layanan pendidikan melalui pesantren, serta terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ia berharap pelaksanaan Muskercab ke-VII NU Kapuas dapat berjalan tertib, aman, lancar, dan demokratis, serta menjadi momentum evaluasi dan konsolidasi organisasi untuk memantapkan langkah ke depan.

“Forum ini diharapkan mampu melahirkan program kerja yang membumi dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah derasnya arus informasi,” katanya.

Lebih lanjut, Pery Noah menegaskan Pemkab Kapuas senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan PCNU Kabupaten Kapuas dalam mendukung pembangunan daerah. Ia pun mengajak seluruh elemen NU menjadikan Muskercab ke-VII sebagai titik tolak kebangkitan ekonomi umat di Kabupaten Kapuas.

Sementara itu, Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kalimantan Tengah, Suhardi, mengapresiasi terselenggaranya Muskercab ke-VII NU Kabupaten Kapuas. Menurutnya, Muskercab merupakan forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memastikan arah gerak NU di tingkat cabang sejalan dengan kebijakan NU di tingkat nasional dan wilayah.

Ia berharap hasil Muskercab mampu menghasilkan program kerja yang relevan dengan kebutuhan umat di daerah serta mendukung pembangunan daerah dan nasional.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Kapuas, KH Nurani Sarji, menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama saat ini telah memasuki era digitalisasi sebagai bagian dari adaptasi terhadap perkembangan zaman.

“Digitalisasi bukan hanya soal penggunaan teknologi informasi, tetapi juga perubahan pola pikir dan cara kerja organisasi, terutama dalam pengelolaan administrasi, dakwah, pendidikan, dan penguatan ekonomi umat berbasis digital,” ujarnya.

Penulis: Sri
Editor: Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *