Pemkab Kapuas Alokasikan Rp7 Miliar untuk Jalan Lingkungan di Bataguh

Pemkab Kapuas48 Dilihat

KUALA KAPUAS, inikalteng.com — Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp7 miliar pada 2026 untuk peningkatan jalan lingkungan di Kecamatan Bataguh.

Anggaran tersebut difokuskan untuk perbaikan jalan di Desa Terusan Karya, Terusan Mulia, dan Terusan Makmur.

“Tahun ini telah dialokasikan anggaran sebesar Rp7 miliar untuk peningkatan jalan lingkungan,” ujar Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno di Kuala Kapuas, Minggu (15/2/2026).

Pernyataan itu disampaikan Wiyatno usai meninjau kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut, sekaligus menghadiri panen raya padi di lahan seluas 1.138 hektare di Desa Terusan Karya, Kecamatan Bataguh.

Selain peningkatan jalan lingkungan, Pemkab Kapuas juga melanjutkan pembangunan infrastruktur strategis, di antaranya pembangunan jembatan di wilayah Bapalas dengan nilai anggaran sekitar Rp15 miliar. Proyek tersebut mencakup penimbunan jalan menuju Jembatan Terusan yang sebelumnya roboh dan kini telah selesai diperbaiki serta kembali difungsikan. Pembangunan jembatan di kawasan Sei STI juga dilaporkan telah rampung.

“Alhamdulillah, jembatan yang sebelumnya roboh kini sudah selesai diperbaiki dan dapat digunakan kembali. Untuk tahun 2026, kita juga merencanakan pembangunan jembatan baru di Bapalas dengan panjang sekitar 40 meter,” kata Wiyatno.

Dalam kunjungan tersebut, bupati juga meninjau kondisi jalan di Desa Terusan Mulia sepanjang kurang lebih 1,8 kilometer. Jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk akses pendidikan dan distribusi hasil pertanian.

Saat ini, penanganan jalan masih dalam tahap proses administrasi. Pekerjaan fisik direncanakan dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan curah hujan.

“Jalan ini merupakan akses utama masyarakat. Mudah-mudahan setelah Hari Raya, dengan kondisi cuaca yang lebih baik, pekerjaan pengecoran dapat segera dimulai, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih lancar,” ujarnya.

Penulis: Sri
Editor: Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA