oleh

Ketum LSR LPMT Kalteng Kecam Dugaan Pemukulan Terhadap Musisi Kalteng

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Musisi asal Kalimantan Tengah (Kalteng) berinisial DN yang sebelumnya diduga melakukan tindakan tidak terpuji kepada seorang perempuan di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), mengaku dipukul oleh Ketua Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar Eka Nurhayati Ishak. Pemukulan itu terjadi saat DN diperiksa di ruang penyidik PPA Polres Pontianak.

“Iya klien saya (DN) saat diperiksa di ruang penyidik PPA Polres Pontianak, diduga dipukul oleh Eka Nurhayati Ishak yang merupakan Ketua KPPAD Kalbar,” ungkap Fitri selaku Kuasa Hukum DN, saat diwawancarai via telepon selular dari Palangka Raya, Kamis (11/3/2021).

Baca Juga :  Milad Ke-8, LSR LPMT Berupaya Tingkatkan Koordinasi dengan Berbagai Pihak

Fitri menjelaskan, saat ini pihaknya sudah melaporkan ke polisi terkait dugaan pemukulan yang dilakukan Eka Nurhayati Iskak. DN juga sudah divisum,” bebernya.

Di tempat terpisah, Ketua Umum (Ketum) LSR LPMT Kalteng Agatisansyah mengecam dugaan pemukulan terhadap DN yang dianggap sebagai seniman Kalteng yang mampu membawa nama Kalteng di kancah nasional.

“Saya minta lihak Kepolisian Kalbar menahan Ketua KPPAD Kalbar Eka Nurhayati Ishak atas dugaan melakukan pemukulan terhadap DN. Apalagi info yang saya dapat, pemukulan tersebut terjadi di depan anggota Kepolisian,” kata Gatis, panggilan akrab Agatisansyah, di Palangka Raya, Jumat (12/3/2021).

Baca Juga :  Ketua Umum LSR LPMT Minta Ormas di Kalteng Saling Menghargai

Menurut Gatis, pemukulan tersebut sama saja tidak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. “Kita tahu DN masih diperiksa sebagai saksi, dan masih diduga melakukan perbuatan melanggar hukum. Jadi jangan seenaknya berbuat seperti itu,” pungkas Gatis dengan nada geram.

Sementara itu, Hatta, sopir DN, menceritakan, saat itu dirinya sedang mendampingi DN yang diperiksa penyidik Kepolisian. Tiba-tiba datang Eka Nurhayati Ishak dan langsung mengeluarkan kata-kata makian.

Baca Juga :  Disdik Kapuas Gelar Lomba Menyanyi Kolaborasi Anak dan Orang Tua

“Dia (Eka Nurhayati) langsung memaki-maki, seperti anjing, babi yang diarahkan kepada DN,” ungkap Hatta yang dihubungi via telepon selular.

Dikatakan, Eka Nurhayati juga menendang kaki DN dan memukul DN sebanyak dua kali di bagian pipi kiri menggunakan HP.

“Penyidik yang ada saat itu, langsung melerai pemukulan yang dilakukan Bu Eka. Pemukulan itu terjadi saat DN diperiksa pada tanggal 25 Februari 2021,” jelas Hatta. (gs/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

BACA JUGA