PALANGKA RAYA,inikalteng.com – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus menjaga profesionalisme dan kehati-hatian dalam mengelola keuangan daerah, menyikapi adanya penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat pada tahun anggaran mendatang.
Hal itu disampaikan Gubernur usai menghadiri Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 di ruang sidang DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (14/10/2025).
Agustiar mengatakan, persoalan penyesuaian dana transfer telah dibahas dalam pertemuan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) bersama para gubernur dan Menteri Keuangan. Menurutnya, dinamika fiskal seperti ini merupakan bagian dari tantangan dalam tata kelola pemerintahan yang harus disikapi secara positif.
“Kami mengambil hikmah dari kondisi ini. Semua ada hikmahnya. Supaya kami di daerah bisa lebih profesional, lebih hati-hati dalam mengatur dan menggunakan anggaran,” ujar Agustiar.
Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu menyesuaikan prioritas belanja agar program pembangunan tetap berjalan optimal meski terjadi penurunan alokasi transfer dari pusat.
“Kadang memang ada di bawah, kadang di atas, dan itu hal biasa dalam dinamika pemerintahan. Yang penting kita tetap fokus pada pelayanan masyarakat,” tambahnya.
Gubernur juga menegaskan komitmen Pemprov Kalteng untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan DPRD dalam menjaga stabilitas fiskal daerah serta memastikan program strategis masyarakat tetap berjalan.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ika










