KUALA KAPUAS, inikalteng.com — Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk terus mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam upaya penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta peningkatan kemandirian fiskal daerah.
“Kami siap bersinergi dalam mendorong peningkatan pendapatan daerah, khususnya dari sektor perkebunan dan kehutanan yang menjadi potensi unggulan Kapuas,” ujar Bupati Wiyatno di Kuala Kapuas, Selasa (21/10/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan usai dirinya menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD Sektor Perkebunan dan Kehutanan yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya.
Bupati Wiyatno menyambut baik pelaksanaan rakor tersebut. Ia menilai, dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, pengelolaan sektor perkebunan dan kehutanan di Kapuas dapat berjalan secara transparan, akuntabel, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Rapat koordinasi tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang dalam arahannya menekankan pentingnya langkah konkret dan berkelanjutan untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah tantangan kebijakan nasional yang berdampak pada pendapatan daerah.
“Kita harus bergerak bersama-sama memperkuat basis penerimaan daerah agar pembangunan Kalimantan Tengah semakin maju, berdaya saing, dan menyejahterakan rakyat,” ujar Gubernur Agustiar.
Gubernur juga menegaskan bahwa optimalisasi PAD harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk di wilayah pedalaman. Untuk itu, ia menyampaikan sembilan kewajiban utama yang harus dipatuhi oleh seluruh perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Tengah. Kewajiban tersebut mencakup pembayaran pajak tepat waktu, pembelian BBM resmi melalui Wajib Pungut Kalteng, prioritas tenaga kerja lokal, pelaksanaan CSR yang berdampak, serta pemenuhan kewajiban plasma minimal 20 persen.
Selain itu, perusahaan juga diimbau untuk menggunakan kendaraan berpelat KH, membuka rekening di Bank Kalteng, dan memastikan seluruh penggunaan material galian memiliki izin resmi.
Melalui komitmen bersama ini, diharapkan potensi besar sektor strategis seperti perkebunan dan kehutanan dapat dikelola secara optimal untuk memperkuat keuangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Kapuas.
Penulis : Sri
Editor : Adi










