oleh

Bupati Gumas Jawab Pandangan Umum Fraksi

KUALA KURUN, inikalteng.com – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong menjawab pandangan umum Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gumas, pada rapat paripurna ke 6 masa persidangan III tahun sidang 2021, Jumat (23/7/2021).

Jaya memaparkan, berdasarkan hasil identifikasi hingga 22 Juli 2021, jumlah paket pekerjaan yang terdapat pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Kabupaten Gumas TA 2021, sebanyak 150 paket dan sudah diproses sebanyak 132 paket atau 88 persen.

Kemudian revisi mendahului perubahan APBD TA 2021, lebih dikarenakan terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/2021 tanggal 15 Februasri 2021 tentang Pengelolaan Dana Transfer ke daerah dan Dana Desa TA 2021, dalam rangka mendukung penanganan Pandemi Covid-19 dan dampaknya beserta perundang-undangan lainnya, dimana saat itu, APBD TA 2021 sudah ditetapkan.

Baca Juga :  Pemkab Barut Gelar Rapat Tindaklanjuti Surat KPK RI

Bupati juga menyebutkan, Pemda sepakat melakukan bimbingan dan pelatihan kepada petani, serta peningkatan anggaran yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Perbaikan infarstruktur jalan dan jembatan di beberapa wilayah, melalui Dinas PU akan dilakukan survei ke lokasi untuk penyusunan perencanaan lebih lanjut dan secara komprehensif.

“Adanya refocusing anggaran menyebabkan Perbup Alokasi Dana Desa juga perlu diubah, sehingga menyebabkan pencairan ADD juga tertunda. Namun saat ini Perbup terkait ADD sudah menetapkan dan sudah dilakukan pencairan untuk 48 desa,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Palangka Raya Ajak Masyarakat Sukseskan Program Vaksin Covid-19

Pemda juga dikatakan Jaya, sudah memberdayakan masyarakat dalam program food estate yang ada di Kecamatan Sepang, serta pemberdayaan masyarakat dalam program cadangan pangan lainnya.

Selanjutnya pertanyaan terkait aktivitas PBS yang berinvestasi di Gumas yang melebihi tonase seharusnya disediakan jembatan timbang, Jaya mengaku bukan menjadi kewenangan Pemkab tetapi kewenangan Provinsi.

Kemudian dengan ruas jalan Tewah-Tumbang Miri yang merupakan proyek multiyears kontrak tahun 2016-2018 yang sudah berakhir tahun 2018, bahwa ruas jalan ini akan tetap menjadi perhatian Pemda. Baik dari APBD maupun meminta kontribusi dari perusahaan-perusahaan yang izin lokasinya ada disekitar ruas jalan tersebut.

Baca Juga :  Bupati Gumas Bakal Copot ASN Terlibat Narkoba

Sementara anggaran penanganan Covid-19 untuk tahun 2021 sebesar Rp57 miliar dari APBD Guma, terbagi untuk kesehatan, jaring pengaman sosial dan penanganan dampak ekonomi.

“Dana masing-masing kelurahan sudah ada sejak tahun 2019, rata-rata sebesar kurang lebih Rp860 juta. Pemda akan mengarahkan untuk menangani jalan-jalan di kelurahan dan secara teknis Dinas PU akan mendampingi,” jelas dia.

Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Akerman Sahidar, didampingi Waket I Binartha dan II Neni Yuliani, dihadiri Wabup Efrensia LP Umbing, Forkompimda, anggota DPRD Gumas, Sekda Yansiterson, asisten, staf ahli Bupati, sejumlah pejabat eselon II dan III. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA