Biografi Pelda (Purn) TNI AD (Alm) UGAN LADUNG Dari Tahun 1928 s/d 1998

Riwayat Pernikahan dan Keluarga 

Pelda (Purn) TNI AD (Alm) UGAN LADUNG

 Pada 28 April 1952 Ugan Ladung di HantakanHaruyan Dayak Barabai telah menikah dengan seorang yang bernama Sadiah anak dari seorang Pembakal Landu di Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan maka dari pernikahan tersebut lahir anaknya  yang  I  tanggal 7 Januari 1955dan diberi nama Herwine dan tanggal 22 Januari 1955 meninggal dunia dalam usia masih bayi dimakamkan di Indramayu pada saat Ugan Ladung masih menjalankan tugasnya di Jawa Barat, selanjutnya tanggal 28 Mei 1955 di Indramayu Jawa Barat lahir anaknya ke II berjenis kelamin laki – laki yang yang diberi nama Henderi(masih berdinas di Indramayu Jabar),Pada tanggal 8 Mei 1962 di Pesangkat Kalimantan Barat lahir anak III yakni berjenis kelamin perempuan bernama Heryanie.  Sepulang dan pindah tugas dari Balikpapan Kalimantan Timur tahun 1962 dan kurang 1 bulan sudah bertugas di Kecamatan Palingkau Kuala Kapuas Isterinya (Sadiah) menderita sakit dengan demam yang tinggi dan akhirnya meninggal dunia dan jenazahnya dibawa dan dimakamkan ke HantakanHaruyan Dayak Barabai Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan.

Selanjutnya pada tanggal 21 Nopember 1966 Ugan Ladung menikah di Desa Sepang Simin Kecamatan Sepang dengan S. Uyau Nuhan anak dari Bapak Nuhan Baga dan Ibu Lena Bangkan dari penduduk Desa Sepang Simin. Pernikahan ini berlangsung  disaat Ugan Ladung masih berdinas aktif sebagai Puterpra (Dan Ramil) di Kecamatan Sepang. Selanjutnya anak Isteri I dari almarhum Sadiah yang awalnya diasuh oleh nenek/ Ibu Kinannyadi Mandomai  atas permintaan Isterinya S. UyauNuhan agar dibawa untuk diasuh bersama anak-anaknya, maka dalam pernikahannya mereka dikarunia anak ;

  1. Jonie lahir tanggal 7 Juni 1967 di Desa Sepang Simin
  2. Ririn Indrayani lahir tanggal 13  Desember 1973 di Desa Sepang      Simin
  3. Dedi Kasuma lahir tanggal 11 Maret 1973 di Desa Sepang Simin
  4. Ampung Kaharap lahir  tanggal 11 September 1979 di Desa Sepang       Simin
  5. Epenson lahir tanggal 7 Januari 1981 di Desa Sepang Simin

Pada Tahun 1969 di Desa Tewah Anaknya II dari Isterinya I (almarhumah Sadiah) yang bernama Henderi (Heri) dalam usianya 13 tahunmenderita sakit karena terinfeksi virus tetanus saat ini beliau masih aktif menjabat sebagai Puterpra (Danramil) di Kecamatan Tewah.

Paha Tahun 1980 anak III berjenis kelamin perempuan dari Isterinya I ( almarhumah Sadiah) yang bernama Heriyani menikah dengan Martinus Taniudan  mereka di  karuniaI 3 ( tiga) orang anak bernama   1. Nelly Taniu  2. Viktor Taniu  dan  3.  Natanael TaniuPada  bulan  September 1997 anakdanyaHeriyani mengalami musibah kecelakan  tabrakan SpeedBoard disungai Kahayan dan Heriyani adalah salah satu sebagai penumpang dalam SpeedBoard tersebut dan ditemukan meninggal dunia dan jenazahnya dibawa ke Kota Palangka Raya dan di makamkan di TPU Kristen Jl, TjilikRiwut KM 2,5 Palangka Raya.  Almarhumah Heriyani meninggalkan 3 (tiga) orang anak dan diasuh oleh suaminya MatinusTaniu

Semenjak Bpk. Pelda (Purn) TNI AD Ugan Ladung meninggal dunia pada tanggal 7 Juli 1998 menetap dan tinggal Ibu Sri UyauNuhan/ Ny. Ugan Ladung bersama anak-anaknya, cucu dan menantunya di Rumahnya dengan alamat Jalan Virgo V. Nomor 162/ 09 Komplek Amaco Palangka Raya sampai dengan sekarang.

Foto atas Ugan Ladung bersama Isterinya S. Uyau Nuhan Tahun 1966

Penutup

Tulisan ini baru sebatas menceritakan tentang perjalanan hidup sampai dengan meninggal dunia seorang yang bernama Ugan Ladung dari tahun 1928 sd 1946, masa bergabung dengan Divisi IV (A) ALRI Pertahanan Kalimantan Selatan dari 1946 sd 1949 dan masa beliau resmi dan bergabung menjadi TNI AD 1949 sd. masa Pensiun/ Purnawirawan Pelda TNI AD Tahun 1973 dan masa BpkUgan Ladung telah pensiun sampai dengan meninggal dunia tahun 1998. Biografi ini disusun berdasarkan cerita beliau semasa hidupnya dan daftar riwayat hidupnya yang diketiknya sendiri semasa hidupnya dan berkasnya yang masih tersisa dan Biografi ini masih belum lengkap memuat seluruh perjalanan kehidupan beliau mengingat daftar riwayat hidup yang pernah diketiknya oleh BpkUgan Ladung terputus sampai dengan tahun 1962, karena data-data dan berkasnyabanyak hilang termakan waktu dan usianya mengingat dari beliau meninggal dunia sudah 25 tahuntetapi penulisan berupaya menyusun Biografi bagi kami sebagai anak dan cucunya untuk mengetahui tentang cerita mengenang tentang perjalanan hidup dan perjuangan Bpk Pelda (Purn) TNI AD (Almr) Ugan Ladung semasa hidupnya(Penulis biografi : Dedi Kasuma)