Pemkab Kapuas Pantau Pelaksanaan Program MBG di Kapuas Timur

Pemkab Kapuas281 Dilihat

KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik. Melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas, Romulus, Pemkab Kapuas melakukan peninjauan langsung ke sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Kapuas Timur, pada Senin (27/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Romulus didampingi oleh beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Sejumlah lokasi yang dikunjungi antara lain SMPN 2 Kapuas Timur, SDN 2 Anjir Mambulau Tengah, MIS Raudhatul Muta’allimin, serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kecamatan Kapuas Timur.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan program MBG berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas gizi peserta didik di wilayah tersebut. Selama kunjungan, rombongan melihat langsung proses penyajian makanan, distribusi kepada siswa, hingga standar kebersihan dan kelayakan menu yang disajikan.

Usai kegiatan, Romulus menegaskan pentingnya memperhatikan kebersihan, higienitas, serta kualitas bahan makanan yang digunakan dalam program MBG. Menurutnya, makanan yang diberikan kepada anak-anak harus benar-benar sehat, bergizi, dan aman untuk dikonsumsi.

“Kami ingin memastikan program ini benar-benar berjalan sesuai tujuan, yakni meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak sekolah. Karena itu, aspek kebersihan dan kualitas bahan pangan menjadi hal yang tidak bisa diabaikan,” ujarnya.

Romulus juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan tim pengelola MBG atas dedikasi mereka dalam menjalankan program pemerintah tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, dan masyarakat merupakan faktor utama dalam mewujudkan keberhasilan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kapuas.

Meski secara umum pelaksanaan berjalan baik, Romulus menambahkan bahwa masih ada beberapa hal yang perlu menjadi evaluasi ke depan, salah satunya terkait keseragaman menu makanan antara jenjang SD dan SMP.

“Ini perlu dievaluasi supaya makanan yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran. Kami juga berharap pemerintah pusat dapat memahami kultur dan kebiasaan anak-anak di daerah kita. Sebab, sebaiknya menu makanan untuk SD, SMP, dan SMA disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter usia masing-masing,” jelasnya.

Penulis : Sri
Editor : Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *