KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Dalam rangka memperingati Hari Ibu tahun 2025, sejumlah organisasi perempuan di Kabupaten Kapuas dibekali pendidikan politik sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan peran strategis perempuan dalam kehidupan demokrasi.
Kegiatan yang digelar Selasa (30/12/2025) di Kuala Kapuas tersebut diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan (IKIADE) Kabupaten Kapuas dan berlangsung dalam suasana dialogis serta edukatif.
Ketua IKIADE Kabupaten Kapuas, Susana, mengatakan pendidikan politik bagi perempuan merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendorong keterlibatan aktif perempuan di berbagai lini kehidupan, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan daerah.
“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen IKIADE dalam mendorong peningkatan kapasitas dan peran strategis perempuan dalam kehidupan demokrasi, baik di tingkat keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan daerah,” kata Susana.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan berbagai organisasi perempuan, di antaranya PKK, organisasi wanita keagamaan, komunitas perempuan muda, serta kader perempuan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kapuas.
Melalui pendidikan politik ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara, pentingnya partisipasi politik perempuan, serta peran perempuan dalam proses pengambilan kebijakan publik.
Susana menegaskan, perempuan memiliki peran ganda, tidak hanya sebagai pendidik utama dalam keluarga, tetapi juga sebagai agen perubahan di masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan literasi dan kesadaran politik perempuan menjadi hal yang sangat penting.
“Momentum Hari Ibu dipandang tepat untuk mengingatkan kembali bahwa perjuangan perempuan tidak hanya sebatas ranah domestik, tetapi juga mencakup keterlibatan aktif dalam pembangunan daerah dan demokrasi yang sehat,” ujarnya.
Materi pendidikan politik disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidang pemerintahan dan pemberdayaan perempuan. Adapun topik yang dibahas meliputi sistem politik dan pemerintahan daerah, pentingnya kesadaran politik yang beretika, serta cara perempuan dapat berkontribusi positif tanpa harus terjun langsung ke politik praktis.
Diskusi interaktif menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan tersebut, karena peserta diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, serta aspirasi mereka terkait peran perempuan dalam kehidupan sosial dan politik.
IKIADE Kabupaten Kapuas berharap, melalui kegiatan ini, organisasi perempuan semakin percaya diri, kritis, dan cerdas dalam menyikapi dinamika politik. Dengan meningkatnya wawasan dan kesadaran politik, perempuan diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam mewujudkan masyarakat yang adil, demokratis, dan berkeadaban.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kapuas, Silvya Veronita, yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pendidikan politik bagi perempuan.
“Atas nama Dharma Wanita Persatuan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada IKIADE Kabupaten Kapuas atas terselenggaranya kegiatan yang sangat strategis dan bermanfaat ini,” tuturnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Harini Irawati, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 32 organisasi wanita di Kabupaten Kapuas dengan total peserta sebanyak 82 orang.
Penulis: Sri
Editor: Adi










