Operasional Intake Building Tanjung Paring Belum Maksimal

KUALA PEMBUANG, inikalteng.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan, Argiansyah mengatakan, operasional intake building Tanjung Paring Perusahaan Daerah Air dan Minum (PDAM) Seruyan belum maksimal.

“Kondisi itu diakibatkan belum adanya suplay aliran listrik yang memadai,” kata Argiansyah Minggu (30/7/2023).

Ia berharap agar pemerintah Kabupaten Seruyan agar bisa melakukan langkah-langkah dalam upaya penyaluran jaringan listrik ke intake building Tanjung Paring PDAM Seruyan.

“Jaringan listrik perlu dibangunkan untuk intake building Tanjung Paring. Karena dengan begitu, operasionalnya akan lebih maksimal, dan lagi kapasitas intake tersebut lebih tinggi,” kata dia,

Kendati memiliki kapasitas yang lebih tinggi dibandingkan intake bulding di Desa Persil Raya, intake Tanjung Paring belum bisa dioperasional secara maksimal karena akses jaringan listrik yang masih terbatas.

Akibatnya, operasional intake tersebut hanya menggunakan mesin generator listrik dan tentu membutuhkan biaya operasional yang sangat besar, khususnya untuk biaya BBM.

Maka dari itulah, ia berharap agar pemerintah bisa berkolaborasi dengan pihak PLN untuk mengembangkan jaringan listrik hingga ke intake building Tanjung Paring. Mengingat badan jalan menuju lokasi juga sudah terbangun.

“Kita berharap hal ini bisa dipikirkan ke depannya, agar operasional intake tersebut bisa maksimal dan pelayanan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat juga lebih optimal,” tutupnya. (dod/red3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *