SAMPIT, inikalteng.com – Perbaikan Jalan Mohammad Hatta atau jalur Lingkar Selatan Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, akhirnya rampung dan kembali difungsikan secara normal. Dengan selesainya perbaikan ini, kendaraan bertonase besar diminta tidak lagi melintas di jalan dalam kota.
Dalam beberapa bulan terakhir, jalur lingkar tersebut mengalami peningkatan signifikan setelah sebelumnya rusak parah, sehingga banyak kendaraan berat terpaksa melintas melalui jalur dalam kota. Kondisi itu menyebabkan kerusakan jalan makin cepat terjadi dan meningkatkan potensi kecelakaan.
Meski jalur Lingkar Selatan kini sudah bisa digunakan, masih ditemukan kendaraan berat yang memilih melintas di tengah kota. Namun, jumlahnya disebut menurun drastis dibanding masa perbaikan kemarin.
Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Raihansyah, menegaskan pihaknya terus melakukan pengawasan dan sosialisasi agar kendaraan bertonase besar menggunakan jalur lingkar luar.
Dishub juga mendapati bahwa sebagian sopir masih melewati pusat kota ketika tidak ada petugas berjaga, diduga karena belum mengetahui bahwa jalur lingkar kini telah selesai diperbaiki.
Raihansyah memastikan sosialisasi akan terus digencarkan kepada para sopir angkutan berat yang beroperasi di wilayah Sampit. Bahkan, Dishub berencana mendirikan pos di sekitar Bundaran Balanga untuk mengarahkan arus kendaraan menuju jalur Lingkar Utara atau Lingkar Selatan.
Upaya ini diharapkan mampu mengurangi beban jalan perkotaan sekaligus meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di Kota Sampit.
Penulis : Ardi
Editor : Ika










