PALANGKA RAYA, inikalteng.com– Tim dosen Universitas Palangka Raya (UPR) mengembangkan inovasi Program Gizi, Aktivitas, Istirahat (ZITASI) berbasis digital melalui aplikasi Fatsecret untuk mendorong perilaku hidup sehat Generasi Z di lingkungan sekolah wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Kalimantan Tengah.
Program ini diimplementasikan di MA Darul Ulum Palangka Raya dan terbukti efektif meningkatkan pemahaman serta praktik hidup sehat siswa.
Program pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya aktivitas fisik, pola konsumsi gizi seimbang, dan kualitas istirahat siswa yang tinggal di kawasan DAS.
Kondisi geografis, keterbatasan sarana kebugaran, serta tingginya penggunaan gawai menjadi tantangan utama dalam penerapan gaya hidup sehat di kalangan remaja.
Ketua tim pengabdian, Jeff Agung Perdana, menjelaskan bahwa Program ZITASI dirancang dengan pendekatan edukatif yang selaras dengan karakteristik Generasi Z melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Melalui aplikasi FatSecret, siswa dilatih untuk mencatat asupan gizi, aktivitas fisik, dan pola istirahat secara mandiri sehingga mereka lebih sadar dan bertanggung jawab terhadap kesehatan dirinya,” jelasnya.
Kegiatan program dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan evaluasi menggunakan desain pretest–posttest. Sebanyak 30 siswa MA Darul Ulum Palangka Raya mengikuti rangkaian edukasi yang mencakup materi gizi seimbang, aktivitas fisik, pola tidur sehat, serta literasi penggunaan aplikasi digital.
Anggota tim pengabdian, Arief Nur Wahyudi, menyampaikan bahwa pendekatan berbasis teknologi membuat siswa lebih antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan.
“Pembelajaran kesehatan yang dikombinasikan dengan aplikasi digital terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa sekaligus mendorong perubahan perilaku sehat secara nyata,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MA Darul Ulum Palangka Raya menyambut positif pelaksanaan Program ZITASI dan menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa di lingkungan sekolah.
“Program ZITASI memberikan edukasi yang sangat aplikatif bagi siswa kami. Tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk kebiasaan hidup sehat yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan aplikasi digital membuat siswa lebih termotivasi untuk memantau pola makan, aktivitas fisik, dan istirahat secara mandiri.
Lebih lanjut, pihak sekolah berharap program ini dapat dilanjutkan dan diintegrasikan dengan kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) serta pembelajaran PJOK, sehingga budaya hidup sehat dapat tertanam secara berkelanjutan di lingkungan madrasah.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ika









