KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Yetty Indriana menyatakan dukungannya terhadap penambahan layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah setempat. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pemenuhan gizi anak-anak usia sekolah berjalan secara optimal.
Yetty menilai, kembali diresmikannya layanan MBG mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam memberikan perhatian terhadap kualitas gizi generasi muda. Program ini dinilai sejalan dengan upaya peningkatan kesehatan dan kualitas pendidikan peserta didik.
“Program ini bukan sekadar pemberian makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang sehat dan cerdas,” ujar Yetty di Kuala Kapuas, Jumat (9/1/2026).
Legislator Partai Gerindra tersebut menyebutkan, MBG memiliki peran strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi, anak-anak diharapkan dapat mengikuti proses belajar dengan lebih baik.
Selain itu, program MBG juga diarahkan untuk menekan angka stunting di Kabupaten Kapuas, khususnya pada anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan. Asupan gizi seimbang yang diberikan secara rutin dinilai mampu mengurangi risiko kekurangan gizi kronis.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Kapuas II yang meliputi Kecamatan Basarang, Kapuas Barat, dan Mantangai, Yetty berharap program MBG dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak sekolah, termasuk di wilayah pedesaan dan terpencil.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkala agar kualitas makanan, kebersihan, serta sistem distribusi tetap terjaga. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, dan masyarakat.
“Dengan kerja sama yang baik, program Makan Bergizi Gratis diharapkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masa depan anak-anak di Kabupaten Kapuas,” tutupnya.
Editor: Adi










