oleh

Waspadai Covid-19 Sudah Masuk Perusahaan Sawit

SAMPIT, inikalteng.com – Perusahaan besar swasta (PBS) yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dinilai sangat rentan dengan serangan covid-19. Karena itu, pihak perusahaan sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta melakukan antisipasi secara ketat. Salah satunya, jika belum melaksanakan vaksinasi agar segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Karyawannya jangan sampai dibiarkan keluar dari wilayah Kotim, kecuali yang bersangkutan berhenti dari kerja dan tidak kembali lagi ke perusahaan.

Permintaan itu diungkapkan Wakil Ketua DPRS Kotim H Rudianur di Sampit, Selasa (13/7/2021), menyikapi perkembangan pandemi covid-19 di daerah setempat yang belakangan ini jumlahnya mengalami kenaikan.

Baca Juga :  Pemkab Bartim Bertekad Ciptakan Pilkada Bebas Covid-19

“Saya harap pihak perusahaan sawit di Kotim sudah siap mengantisipasi pandemi covid-19 ini. Jangan sampai karyawan dibiarkan bebas bolak balik ke kebun tanpa alasan yang jelas. Karena itu sangat rentan terhadap penyebaran covid di kebun itu sendiri,” ujar Rudianur.

Dia juga mengungkapkan, dari informasi yang diterima sudah ada perusahaan sawit di Kotim yang karyawannya terjangkit covid-19. Bahkan dari info tersebut, sebanyak 50 orang karyawan sudah diisolasi di klinik perusahaan itu sendiri. Sehingga diharapkan agar semua perusahaan di Kotim lebih waspada lagi. Mengingat info tersebut memang benar adanya, dan penularannya terjadi akibat seorang karyawannya diperbolehkan yang pulang ke Jawa lalu kembali lagi ke kebun di Kotim. Alhasil, yang bersangkutan justru menyebarkan virus berbahaya itu di perusahaan tempatnya bekerja.

Baca Juga :  10 Tokoh di Kapuas Disuntik Vaksin Covid-19

“Setahu kami, sejauh ini belum ada perusahaan sawit di Kotim yang melaksanakan program vaksinasi massal terhadap karyawannya. Oleh sebab itu, ditekankan kepada manajemen perusahaan supaya segera berkoordinasi ke pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Kalteng untuk melaksanakan vaksinasi. Ini perlu diperhatikan secara serius, karena angka penyebaran covid-19 semakin meningkat. Parahnya lagi, kabarnya varian baru sudah masuk di Kotim. Ini wajib kita diwaspadai. Dalam hal ini, karyawan kebun sawit juga diwajibkan selalu pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan,” kata Rudianur. (ya/red)

Baca Juga :  Permudah Akses Masuk Pedagang Berjualan, Camat Seruyan Raya Surati PBS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA