oleh

Warga Terobos Mengadu ke Dewan

SAMPIT – Warga Terobos, Kecamatan Cempaga Hulu, mengadu ke DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) soal jalan di wilayah mereka yang dilintasi oleh truk angkutan PT Nusantara Sawit Perdana (NSP). Pengaduan warga langsung diterima oleh Komisi IV dalam rapat dengar pendapat (RDP).

Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi IV Dadang H Samsu didampingi sejumlah anggota komisi dan hadiri pihak perusahaan serta unsur dinas terkait, Rabu (3/2/2021).

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Kotim Cek Kelayakan Tata Ruang PT Fushor Galangan

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi IV Ary Dewar mengatakan, perusahaan terutama pihak PT NSP diminta untuk melintasi jalan lain. Pasalnya, Jalan Terobos bukan diperuntukkan bagi perusahaan.

“Saya harap NSP silahkan bangun jalan sendiri. Karena itu jalan milik daerah yang beberapa kali pernah dianggarkan dan diperbaiki, alhasil ya rusak lagi,” ujar Ary.

Baca Juga :  Pendaftar UTBK UPR Berasal dari 19 Provinsi di Indonesia

Hal senada juga diungkapkan M Kurniawan Anwar. Menurutnya, sudah sewajarnya NSP punya jalan sendiri. Mengingat ada dasar aturannya yaitu Perda Nomor 8 Tahun 2013.

“Kita mengacu kepada aturan perda yang wajib ditaati, dan bilamana NSP punya izin melintasi, coba tunjukan siapa yang mengeluarkan izinnya,” tegas Kurniawan.

Sementara, dari pihak PT NSP Eny Sukowati mengaku pihaknya sudah memiliki izin terkait penggunaan Jalan Terobos tersebut. Selain itu, untuk perawatan jalan itupun sudah dilakukan secara berkala. Begitu juga untuk bantuan sosial, sudah disalurkan sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Pelaksanaan UTBK UPR Utamakan Protokol Kesehatan

“Kami sudah memilik izin dan CSR sudah kami salurkan. Bahkan perawatan jalan pun kita terus lakukan,” tutur Eny Sukowati. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA