SAMPIT, inikalteng.com – Tumpukan sampah menggunung di Jalan Sawit Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Sampah yang menyesaki bahu jalan hingga lebih dari 100 meter itu bahkan meluber hingga ke badan jalan, membuat warga resah dan kebingungan. Kondisi ini semakin membingungkan karena lokasi tersebut jauh dari depo pembuangan sampah resmi.
Titik pembuangan yang berjarak sekitar 500 meter dari permukiman warga itu sebenarnya sudah dua kali dipindahkan dari lokasi sebelumnya yang terlalu dekat dengan rumah penduduk. Karena tidak ada solusi dari pemerintah, seorang warga akhirnya menghibahkan sebidang tanahnya sebagai tempat pembuangan sampah sementara.
Namun seiring waktu, tumpukan sampah semakin banyak dan tidak tertangani, hingga kini menumpuk dan meluber ke jalan. Dinas Lingkungan Hidup juga telah memasang spanduk pengawasan lingkungan di area tersebut. Alih-alih menyelesaikan masalah, langkah itu justru membuat warga semakin bingung karena tidak tahu ke mana lagi mereka harus membuang sampah.
“Selama ini tidak pernah ada sosialisasi langsung soal aturan dan tata kelola persampahan. Kami bingung harus buang sampah di mana, sementara lokasi ini jauh dari depo resmi,” kata Windarso, warga Jalan Sawit Raya.
Warga berharap pemerintah daerah segera memberikan kepastian dengan membangun depo pembuangan sampah resmi di wilayah tersebut. Mereka menilai keberadaan depo sangat mendesak agar ada lokasi yang jelas dan legal untuk membuang sampah, sehingga persoalan sampah yang menumpuk di Jalan Sawit Raya tidak terus berlarut.
Penulis : Ardi
Editor : Ika










