oleh

Wagub Kalteng Hadiri Penyerahan Sk Perhutanan Sosial Dan Tora se-Indonesia

PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Habib Ismail Bin Yahya, menghadiri acara Penyerahan SK Hutan Sosial, SK Hutan Adat, dan SK Redistribusi Tanah Obyek Reforma Agraria (Tora) se-Indonesia yang dilakukan Presiden RI Joko Widodo secara virtual, langsung dari Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (7/1/2021).

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Siti Nurbaya Bakar, melaporkan, rincian SK Perhutanan Sosial dan Tora yang diberikan ke tiap-tiap provinsi, termasuk Kalteng. Di mana Kalteng, terdiri dari Hutan Sosial 206 ribu hektare kepada 18.290 Kepala Keluarga (KK), Hutan Adat 102 hektare, redistribusi tanah 12.700 hektar kepada 1.210 KK, dan alokasi redistribusi tanah 225.500 hektare.

Baca Juga :  15 Pegawai Sekretariat PPK Palangka Raya Resmi Dilantik

Sedangkan sampai dengan akhir Desember 2020, pemberian akses kelola kawasan hutan melalui Perhutanan Sosial mencapai 4,42 juta hektare (ha) untuk 895.800 KK, Hutan Adat telah ditetapkan 75 SK bagi 75 Kelompok Masyarakat Hukum Adat dengan 39.370 KK pada area 56.900 ha yang tersebar di 15 provinsi.

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya, menjelaskan, dalam lima tahun terakhir, pemerintah memiliki perhatian khusus terhadap redistribusi asset. Karena hal itu terkait dengan kemiskinan dan ketimpangan ekonomi, khususnya di pedesaan dan lingkungan sekitar hutan.

Redistribusi aset ini, juga menjadi salah satu jawaban untuk penyelesaian berbagai sengketa agraria. “Karena itu, pemerintah akan terus mendorong redistribusi aset ini, baik melalui kebijakan perhutanan sosial dan reforma agraria,” tegasnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kerampilan Perajin Rotan

Dia menyampaikan, pada kesempatan itu diserahkan sebanyak 2.929 SK Perhutanan Sosial di seluruh Indonesia, dengan luas sekitar 3,442 juta ha bagi kurang lebih 651 ribu KK. Selain itu, diserahkan juga 35 SK Hutan Adat seluas 37.500 ha dan 58 SK TORA seluas 72 ribu ha di 17 Provinsi.

“Berkali-kali sudah saya sampaikan, saya tidak ingin hanya sekedar membagi-bagikan SK. Ini akan saya ikuti, akan saya cek terus untuk memastikan lahan ini memang betul-betul dipakai untuk kegiatan-kegiatan produktif, tidak ditelantarkan, tetapi terus dikembangkan, Sehingga memiliki manfaat yang besar bagi ekonomi kita, bagi ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dekan FK UPR Resmi Bergelar Profesor

Lebih lanjut dalam sesi wawancara usai kegiatan, Wagub Kalteng Habib Ismail Bin Yahya atas nama Pemprov Kalteng menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat.

“Kita berterimakasih kepada Bapak Presiden dan Menteri LHK yang telah memberikan penetapan Hutan Sosial, Hutan Adat, dan TORA. Kita mengharapkan Hutan Sosial dan Hutan Adat tadi, benar-benar bermanfaat dan bisa mengangkat derajat ekonomi masyarakat,” pungkas Wagub Kalteng. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA