JAKARTA, INIKALTENG.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai penggantinya.
Pergantian tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Istana Negara, Selasa (2/6) malam.
“Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian di Badan Gizi Nasional. Pertama, Saudara Dadan sebagai Kepala BGN, kedua Saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala BGN, ketiga Saudara Sony Sonjaya sebagai Wakil Kepala BGN, tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi selama ini,” ujar Prasetyo Hadi.
“Untuk selanjutnya, Presiden memutuskan mengangkat Saudari Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, kemudian Saudari Agustina Arumsari dan Saudara Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru,” lanjutnya.
Nanik Sudaryati Deyang sendiri merupakan politikus kelahiran Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Sebelum terjun ke dunia politik, ia berkarier sebagai wartawan di Tabloid Bangkit. Nanik kemudian dikenal sebagai bagian dari tim sukses Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2019.
Setelah Prabowo memenangkan Pemilihan Presiden 2024, Nanik dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan periode 2024–2029. Pada 12 Juni 2025, ia juga dipercaya menjadi Komisaris Independen Pertamina. Selanjutnya, pada 17 September 2025, Nanik diangkat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional sekaligus diberhentikan dari jabatannya di Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. Kini, pada 2 Juni 2026, ia resmi ditunjuk sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana.
BGN merupakan lembaga non-kementerian yang bertugas memastikan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dadan tercatat sebagai Kepala BGN pertama yang dilantik Presiden Prabowo dan menjabat sejak Agustus 2024 sebelum akhirnya diberhentikan.
Selama masa kepemimpinannya, Dadan didampingi tiga wakil, yakni Sony Sonjaya sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan, serta Nanik Sudaryati Deyang yang menjabat Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.
Di bawah kepemimpinan Dadan, program MBG sempat menghadapi berbagai persoalan, termasuk sejumlah kasus keracunan makanan yang menimpa siswa penerima manfaat. Kondisi tersebut membuat BGN beberapa kali membekukan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab sebagai penyedia makanan dalam program tersebut.
Berdasarkan data terbaru, sejak program MBG dimulai pada 6 Januari 2025 hingga 29 Mei 2026, dari total 27.208 SPPG yang beroperasi di seluruh Indonesia, sebanyak 8.182 SPPG tercatat pernah dikenai penghentian sementara (suspend).
MBG sendiri merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo yang telah diperkenalkan sejak masa kampanye Pemilihan Presiden 2024. Berdasarkan data per 3 Maret 2026, jumlah penerima manfaat program tersebut telah mencapai 61.239.037 orang, dengan 49.057.682 di antaranya merupakan siswa sekolah.










